Minggu, 19 Februari 2012

KIDUNG PANGURIPAN “SAKA GURU”


Nah, di zaman Madya atau mercapadha ini manusia memiliki
kecenderungan sifat-sifat yang negatif. Sebagai pembawaan
unsur “setan”, setan tidak dipahami sebagai makhluk gaib
gentayangan penggoda iman, melainkan sebagai kata kiasan
dari nafsu negatif yang ada di dalam segumpal darah
(kalbu). Mercapadha merupakan perjalanan hidup PALING
SINGKAT namun PALING BERAT dan SANGAT MENENTUKAN
kemuliaan manusia dalam KEHIDUPAN SEBENARNYA yang
sejati abadi azali. Para perintis bangsa di zaman dulu telah
menggambarkan bagaimana keadaan manusia dalam
berproses mengarungi kehidupan di dunia selangkah demi
selangkah yang dirangkum dalam tembang macapat
(membaca sipat). Masing-masing tembang menggambarkan
proses perkembangan manusia dari sejak lahir hingga mati.
Ringkasnya, lirik nada yang digubah ke dalam berbagai bentuk
tembang menceritakan sifat lahir, sifat hidup, dan sifat mati
manusia sebagai sebuah perjalanan yang musti dilalui setiap
insan. Penekanan ada pada sifat-sifat buruk manusia, agar
supaya tembang tidak sekedar menjadi iming-iming, namun
dapat menjadi pepeling dan saka guru untuk perjalanan hidup
manusia. Berikut ini alurnya :


1. MIJIL

Mijil artinya lahir. Hasil dari olah jiwa dan raga laki-laki dan
perempuan menghasilkan si jabang bayi. Setelah 9 bulan
lamanya berada di rahim sang ibu, sudah menjadi kehendak
Hyang Widhi si jabang bayi lahir ke bumi. Disambut tangisan
membahana waktu pertama merasakan betapa tidak
nyamannya berada di alam mercapadha. Sang bayi terlanjur
enak hidup di zaman dwaparayuga, namun harus netepi titah
Gusti untuk lahir ke bumi. Sang bayi mengenal bahasa
universal pertama kali dengan tangisan memilukan hati.
Tangisan yang polos, tulus, dan alamiah bagaikan
kekuatan getaran mantra tanpa tinulis. Kini orang tua
bergembira hati, setelah sembilan bulan lamanya menjaga
sikap dan laku prihatin agar sang rena (ibu) dan si ponang
(bayi) lahir dengan selamat. Puja puji selalu dipanjat agar
mendapat rahmat Tuhan Yang Maha Pemberi Rahmat atas
lahirnya si jabang bayi idaman hati.

2. MASKUMAMBANG

Setelah lahir si jabang bayi, membuat hati orang tua bahagia
tak terperi. Tiap hari suka ngudang melihat tingkah polah sang
bayi yang lucu dan menggemaskan. Senyum si jabang bayi
membuat riang bergembira yang memandang. Setiap saat
sang bapa melantunkan tembang pertanda hati senang dan
jiwanya terang. Takjub memandang kehidupan baru yang
sangat menantang. Namun selalu waspada jangan sampai si
ponang menangis dan demam hingga kejang. Orang tua takut
kehilangan si ponang, dijaganya malam dan siang agar jangan
sampai meregang. Buah hati bagaikan emas segantang.
Menjadi tumpuan dan harapan kedua orang tuannya mengukir
masa depan. Kelak jika sudah dewasa jadilah anak berbakti
kepada orang tua, nusa dan bangsa.

3. KINANTI

Semula berujud jabang bayi merah merekah, lalu berkembang
menjadi anak yang selalu dikanthi-kanthi kinantenan orang
tuannya sebagai anugrah dan berkah. Buah hati menjadi
tumpuan dan harapan. Agar segala asa dan harapan tercipta,
orang tua selalu membimbing dan mendampingi buah hati
tercintanya. Buah hati bagaikan jembatan, yang dapat
menyambung dan mempererat cinta kasih suami istri. Buah
hati menjadi anugrah ilahi yang harus dijaga siang ratri.
Dikanthi-kanthi (diarahkan dan dibimbing) agar menjadi
manusia sejati. Yang selalu menjaga bumi pertiwi.

4. SINOM

Sinom isih enom. Jabang bayi berkembang menjadi remaja
sang pujaan dan dambaan orang tua dan keluarga. Manusia
yang masih muda usia. Orang tua menjadi gelisah, siang
malam selalu berdoa dan menjaga agar pergaulannya tidak
salah arah. Walupun badan sudah besar namun remaja belajar
hidup masih susah. Pengalamannya belum banyak, batinnya
belum matang, masih sering salah menentukan arah dan
langkah. Maka segala tindak tanduk menjadi pertanyaan sang
bapa dan ibu. Dasar manusia masih enom (muda) hidupnya
sering salah kaprah.

5. DHANDANGGULA

Remaja beranjak menjadi dewasa. Segala lamunan berubah
ingin berkelana. Mencoba hal-hal yang belum pernah dirasa.
Biarpun dilarang agama, budaya dan orang tua, anak dewasa
tetap ingin mencobanya. Angan dan asa gemar melamun
dalam keindahan dunia fana. Tak sadar jiwa dan raga menjadi
tersiksa. Bagi anak baru dewasa, yang manis adalah gemerlap
dunia dan menuruti nafsu angkara, jika perlu malah berani
melawan orang tua. Anak baru dewasa, remaja bukan
dewasa juga belum, masih sering terperdaya bujukan nafsu
angkara dan nikmat dunia. Sering pula ditakut-takuti api neraka,
namun tak akan membuat sikapnya menjadi jera. Tak mau
mengikuti kareping rahsa, yang ada selalu nguja hawa.
Anak dewasa merasa rugi bila tak mengecap manisnya dunia.
Tak peduli orang tua terlunta, yang penting hati senang
gembira. Tak sadar tindak tanduknya bikin celaka, bagi diri
sendiri, orang tua dan keluarga. Cita-citanya setinggi langit,
sebentar-sebentar minta duit, tak mau hidup irit. Jika
tersinggung langsung sengit. Enggan berusaha yang penting
apa-apa harus tersedia. Jiwanya masih muda, mudah sekali
tergoda api asmara. Lihat celana saja menjadi bergemuruh rasa
di dada. Anak dewasa sering bikin orang tua ngelus dada.
Bagaimanapun juga mereka buah dada hati yang dicinta. Itulah
sebabnya orang tua tak punya rasa benci kepada pujaan hati.
Hati-hati bimbing anak muda yang belum mampu membuka
panca indera, salah-salah justru bisa celaka semuanya.

6. ASMARADANA

Asmaradana atau asmara dahana yakni api asmara yang
membakar jiwa dan raga. Kehidupannya digerakkan oleh
motifasi harapan dan asa asmara. Seolah dunia ini miliknya
saja. Membayangkan dirinya bagaikan sang pujangga atau
pangeran muda. Apa yang dicitakan haruslah terlaksana, tak
pandang bulu apa akibatnya. Hidup menjadi terasa semakin
hidup lantaran gema asmara membahana dari dalam dada.
Biarlah asmara membakar semangat hidupnya, yang penting
jangan sampai terlena. Jika tidak, akan menderita dikejar-kejar
tanggungjawab hamil muda. Sebaliknya akan hidup mulia dan
tergapai cita-citanya. Maka sudah menjadi tugas orang tua
membimbing mengarahkan agar tidak salah memilih idola.
Sebab sebentar lagi akan memasuki gerbang kehidupan baru
yang mungkin akan banyak mengharu biru. Seyogyanya suka
meniru tindak tanduk sang gurulaku, yang sabar
membimbing setiap waktu dan tak pernah menggerutu.
Jangan suka berpangku namun pandailah memanfaatkan
waktu. Agar cita-cita dapat dituju. Asmaradana adalah saat-saat
yang menjadi penentu, apakah dirimu akan menjadi orang
bermutu, atau polisi akan memburu dirimu. Salah-salah gagal
menjadi menantu, malah akan menjadi seteru.

7. GAMBUH

Gambuh atau Gampang Nambuh, sikap angkuh serta acuh
tak acuh, seolah sudah menjadi orang yang teguh, ampuh dan
keluarganya tak akan runtuh. Belum pandai sudah berlagak
pintar. Padahal otaknya buyar matanya nanar merasa cita-
citanya sudah bersinar. Menjadikannya tak pandai melihat
mana yang salah dan benar. Di mana-mana ingin diakui bak
pejuang, walau hatinya tak lapang. Pahlawan bukanlah orang
yang berani mati, sebaliknya berani hidup menjadi manusia
sejati. Sulitnya mencari jati diri kemana-mana terus berlari
tanpa henti. Memperoleh sedikit sudah dirasakan banyak,
membuat sikapnya mentang-mentang bagaikan sang
pemenang. Sulit mawas diri, mengukur diri terlalu tinggi. Ilmu
yang didapatkannya seolah menjadi senjata ampuh tiada
tertandingi lagi. Padahal pemahamannya sebatas kata orang.
Alias belum bisa menjalani dan menghayati. Bila merasa ada
yang kurang, menjadikannya sakit hati dan rendah diri. Jika tak
tahan ia akan berlari menjauh mengasingkan diri. Menjadi
pemuda pemudi yang jauh dari anugrah ilahi. Maka, belajarlah
dengan teliti dan hati-hati. Jangan menjadi orang yang mudah
gumunan dan kagetan. Bila sudah paham hayatilah dalam
setiap perbuatan. Agar ditemukan dirimu yang sejati sebelum
raga yang dibangga-banggakan itu menjadi mati.

8. DURMA

Munduring tata krama. Dalam cerita wayang purwa dikenal
banyak tokoh dari kalangan “hitam” yang jahat. Sebut saja
misalnya Dursasana, Durmagati,Duryudana. Dalam terminologi
Jawa dikenal berbagai istilah menggunakan suku kata dur/ dura
(nglengkara) yang mewakili makna negatif (awon). Sebut
saja misalnya : duraatmoko, duroko, dursila, dura sengkara,
duracara (bicara buruk), durajaya, dursahasya, durmala,
durniti, durta, durtama, udur, dst. Tembang Durma,
diciptakan untuk mengingatkan sekaligus menggambarkan
keadaan manusia yang cenderung berbuat buruk atau jahat.
Manusia gemar udur atau cekcok, cari menang dan benernya
sendiri, tak mau memahami perasaan orang lain. Sementara
manusia cendrung mengikuti hawa nafsu yang dirasakan
sendiri (nuruti rahsaning karep). Walaupun merugikan orang
lain tidak peduli lagi. Nasehat bapa-ibu sudah tidak digubris dan
dihiraukan lagi. Lupa diri selalu merasa iri hati. Manusia
walaupun tidak mau disakiti, namun gemar menyakiti hati.
Suka berdalih niatnya baik, namun tak peduli caranya yang
kurang baik. Begitulah keadaan manusia di planet bumi, suka
bertengkar, emosi, tak terkendali, mencelakai, dan menyakiti.
Maka hati-hatilah, yang selalu eling dan waspadha.

9. PANGKUR

Bila usia telah uzur, datanglah penyesalan. Manusia menoleh
kebelakang (mungkur) merenungkan apa yang dilakukan pada
masa lalu. Manusia terlambat mengkoreksi diri, kadang kaget
atas apa yang pernah ia lakukan, hingga kini yang ada
tinggalah menyesali diri. Kenapa dulu tidak begini tidak begitu.
Merasa diri menjadi manusia renta yang hina dina sudah tak
berguna. Anak cucu kadang menggoda, masih meminta-
minta sementara sudah tak punya lagi sesuatu yang berharga.
Hidup merana yang dia punya tinggalah penyakit tua. Siang
malam selalu berdoa saja, sedangkan raga tak mampu berbuat
apa-apa. Hidup enggan mati pun sungkan. Lantas bingung
mau berbuat apa. Ke sana-ke mari ingin mengaji, tak tahu jati
diri, memalukan seharusnya sudah menjadi guru ngaji.
Tabungan menghilang sementara penyakit kian meradang.
Lebih banyak waktu untuk telentang di atas ranjang. Jangankan
teriak lantang, anunya pun sudah tak bisa tegang, yang ada
hanyalah mengerang terasa nyawa hendak melayang. Sanak
kadhang enggan datang, karena ingat ulahnya di masa lalu
yang gemar mentang-mentang. Rasain loh bentar lagi menjadi
bathang..!!

10. MEGATRUH

Megat ruh, artinya putusnya nyawa dari raga. Jika pegat tanpa
aruh-aruh. Datanya ajal akan tiba sekonyong-konyong. Tanpa
kompromi sehingga manusia banyak yang disesali. Sudah
terlambat untuk memperbaiki diri. Terlanjur tak paham jati diri.
Selama ini menyembah tuhan penuh dengan pamrih dalam
hati, karena takut neraka dan berharap-harap pahala surga.
Kaget setengah mati saat mengerti kehidupan yang sejati.
Betapa kebaikan di dunia menjadi penentu yang sangat berarti.
Untuk menggapai kemuliaan yang sejati dalam kehidupan yang
azali abadi. Duh Gusti, jadi begini, kenapa diri ini sewaktu masih
muda hidup di dunia fana, sewaktu masih kuat dan bertenaga,
namun tidak melakukan kebaikan kepada sesama. Menyesali
diri ingat dulu kala telah menjadi durjana. Sembahyangnya
rajin namun tak sadar sering mencelakai dan menyakiti hati
sesama manusia. Kini telah tiba saatnya menebus segala dosa,
sedih sekali ingat tak berbekal pahala. Harapan akan masuk
surga, telah sirna tertutup bayangan neraka menganga di
depan mata. Di saat ini manusia baru menjadi saksi mati,
betapa penyakit hati menjadi penentu dalam meraih kemuliaan
hidup yang sejati. Manusia tak sadar diri sering merasa benci,
iri hati, dan dengki. Seolah menjadi yang paling benar, apapun
tindakanya ia merasa paling pintar, namun segala
keburukannya dianggapnya demi membela diri. Kini dalam
kehidupan yang sejati, sungguh baru bisa dimengerti, penyakit
hati sangat merugikan diri sendiri. Duh Gusti…!

11. POCUNG

Pocung atau pocong adalah orang yang telah mati lalu
dibungkus kain kafan. Itulah batas antara kehidupan
mercapadha yang panas dan rusak dengan kehidupan yang
sejati dan abadi. Bagi orang yang baik kematian justru
menyenangkan sebagai kelahirannya kembali, dan merasa
kapok hidup di dunia yang penuh derita. Saat nyawa
meregang, rasa bahagia bagai lenyapkan dahaga mereguk
embun pagi. Bahagia sekali disambut dan dijemput para
leluhurnya sendiri. Berkumpul lagi di alam yang abadi azali.
Kehidupan baru setelah raganya mati.
Tak terasa bila diri telah mati. Yang dirasa semua orang kok tak
mengenalinya lagi. Rasa sakit hilang badan menjadi ringan.
Heran melihat raga sendiri dibungkus dengan kain kafan.
Sentuh sana sentuh sini tak ada yang mengerti. Di sana-di sini
ketemu orang yang menangisi. Ada apa kok jadi begini,
merasa heran kenapa sudah bahagia dan senang kok masih
ditangisi. Ketemunya para kadhang yang telah lama nyawanya
meregang. Dalam dimensi yang tenang, hawanya sejuk tak
terbayang. Kemana mau pergi terasa dekat sekali. Tak ada lagi
rasa lelah otot menegang. Belum juga sadar bahwa diri telah
mati. Hingga beberapa hari barulah sadar..oh jasad ini telah
mati. Yang abadi tinggalah roh yang suci.
Sementara yang durjana, meregang nyawa tiada yang peduli.
Betapa sulit dan sakit meregang nyawanya sendiri, menjadi
sekarat yang tak kunjung mati. Bingung kemana harus pergi,
toleh kanan dan kiri semua bikin gelisah hati. Seram
mengancam dan mencekam. Rasa sakit kian terasa meradang.
Walau mengerang tak satupun yang bisa menolongnya.
Siapapun yang hidup di dunia pasti mengalami dosa. Tuhan
Maha Tahu dan Bijaksana tak pernah luput menimbang
kebaikan dan keburukan walau sejumput. Manusia baru sadar,
yang dituduh kapir belum tentu kapir bagi Tuhan, yang
dianggap sesat belum tentu sesat menurut Tuhan. Malah-
malah yang suka menuduh menjadi tertuduh. Yang suka
menyalahkan justru bersalah. Yang suka mencaci dan
menghina justru orang yang hina dina. Yang gemar
menghakimi orang akan tersiksa. Yang suka mengadili akan
diadili. Yang ada tinggalah rintihan lirih tak berarti, “Duh Gusti
pripun kok kados niki…! Oleh sebab itu, hidup kudu jeli, nastiti,
dan ngati-ati. Jangan suka menghakimi orang lain yang tak
sepaham dengan diri sendiri. Bisa jadi yang salah malah pribadi
kita sendiri. Lebih baik kita selalu mawas diri, agar kelak jika
mati arwahmu tidak nyasar menjadi memedi.
12. WIRANGRONG
Hidup di dunia ini penuh dengan siksaan, derita, pahit dan getir,
musibah dan bencana. Namun manusia bertugas untuk
merubah semua itu menjadi anugrah dan bahagia. Manusia
harus melepaskan derita diri pribadi, maupun derita orang lain.
Manusia harus saling asah asih dan asuh kepada sesama.
Hidup yang penuh cinta kasih sayang, bukan berarti mencintai
dunia secara membabi-buta, namun artinya manusia harus
peduli, memelihara dan merawat, tidak membuat kerusakan
bagi sesama manusia lainnya, bagi makhluk hidup dan
maupun jagad raya seisinya. Itulah nilai kebaikan yang bersifat
universal. Sebagai wujud nyata hamemayu hayuning bawana,
rahmatan lil alamin.
Jangan lah terlambat, akan mengadu pada siapa bila jasad
sudah masuk ke liang lahat (ngerong). Wirangrong, Sak
wirange mlebu ngerong, berikut segala perbuatan memalukan
selama hidup ikut dikubur bersama jasad yang kaku.
Keburukannya akan diingat masyarakat, aibnya dirasakan oleh
anak, cucu, dan menantu. Jika kesadaran terlambat manusia
akan menyesal namun tak bisa lagi bertobat. Tidak pandang
bulu, yang kaya atau melarat, pandai maupun bodoh keparat,
yang jelata maupun berpangkat, tidak pandang derajat seluruh
umat. Semua itu sekedar pakaian di dunia, tidak bisa menolong
kemuliaan di akherat. Hidup di dunia sangatlah singkat, namun
mengapa manusia banyak yang keparat. Ajalnya mengalami
sekarat. Gagal total merawat barang titipan Yang Mahakuasa,
yakni segenap jiwa dan raganya.
Jika manusia tak bermanfaat untuk kebaikan kepada sesama
umat, dan kepada seluruh jagad, merekalah manusia bejat dan
laknat. Pakaian itu hanya akan mencelakai manusia di dalam
kehidupan yang sejati dan abadi. Orang kaya namun pelit dan
suka menindas, orang miskin namun kejam dan pemarah,
orang pandai namun suka berbohong dan licik, orang bodoh
namun suka mencelakai sesama, semua itu akan
menyusahkan diri sendiri dalam kehidupan yang abadi.
Datanglah penyesalan kini, semua yang benar dan salah tak
tertutup nafsu duniawi. Yang ada tinggalah kebenaran yang
sejati. Mana yang benar dan mana yang salah telah dilucuti, tak
ada lagi secuil tabirpun yang bisa menutupi. Semua sudah
menjadi rumus Ilahi.
Di alam penantian nanti, manusia tak berguna tetap hidup di
alam yang sejati dan hakiki, namun ia akan merana, menderita,
dan terlunta-lunta. Menebus segala dosa dan kesalahan
sewaktu hidup di planet bumi. Lain halnya manusia yang
berguna untuk sesama di alam semesta, hidupnya di alam
keabadian meraih kemuliaan yang sejati. Bahagia tak terperi,
kemana-mana pergi dengan mudah sekehendak hati. Ibarat
“lepas segala tujuannya” dan “luas kuburnya”. Tiada
penghalang lagi, seringkali menengok anak cucu cicit yang
masih hidup di dimensi bumi. Senang gembira rasa hati, hidup
sepanjang masa di alam keabadian yang langgeng tan owah
gingsir

Tak Kenal Maka Tak Sayang – Lagu Baru Iwan Fals

Ini adalah lagu baru Iwan Fals yang dibuat khusus dan dinyanyikan pada pembukaan “Jakarta Food Security Summit’ di Jakarta Convention Centre (JCC), Selasa, 7 Februari 2012. Lagu berjudul ‘Tak Kenal Maka Tak Sayang’ ini dipesan khusus sesuai dengan tema acara "Feed Indonesia Feed The World".

Mendengar lagu ini saya langsung teringat lagu-lagu lama Iwan Fals yang bergaya country tahun 80-an dengan irama riang. Lagu country ini dibawakan Iwan dengan format full band didepan presiden dan undangan lainnya. Tak lupa juga Iwan ikut memainkan harmonika dalam lagu ini.

Berikut adalah lirik lagu Tak Kenal Maka Tak Sayang beserta cuplikan video penampilan Iwan Fals saat menyanyikannya yang diambil dari Jakcitydotcom



Tak Kenal Maka Tak Sayang
Iwan Fals (2012) 


Sudah seharusnya kita harus menghargai
Makanan yang sering disia-siakan
Bahan pangan kita cukup banyak dan enak
Untuk disajikan

Bisa diolah macam-macam
Walau nyatanya masih banyak
Yang belum terolah

Tidak perlu khawatir dengan makanan asing
Yang masuk ke negeri ini
Hanya memang perlu kita waspada
Dan terima perbedaan dengan tenang

Seperti pepatah kuno
Yang sering kita dengar
Tak kenal maka tak sayang

Banggalah dengan yang kita punya
Berkreasilah dengan bahan pangan yang ada
Karena itu adalah karunia
Yang diberikan untuk bangsa ini

Lihatlah daratan yang begitu luas
Lautan terbentang termangu
Mengundang kita tak jemu
Siapkah untuk bercumbu...

Berterima kasihlah pada yang maha kuasa
Akan semua pemberiannya yang melimpah ruah ini
Lalu selaraskanlah dengan perilaku kita

“...Memberi makan Indonesia... Memberi makan dunia...”



Lekaslah Sembuh - Lagu Baru Iwan Fals Untuk Donny Fattah

Dari Musisi Untuk Musisi
Pada 10 Pebruari 2012 diadakan konser amal bertajuk “Dari Musisi Untuk Musisi” di Rolling Stone Cafe, Jakarta. Konser amal ini untuk membantu biaya pengobatan musisi Donny Fattah Gagola yang terkena serangan jantung. Donny Fattah, kelahiran Makassar 24 September 1949 adalah pemain bass band legendaris God Bless dan pernah bergabung dalam proyek Kantata. Saat konser ini diadakan kondisinya sudah semakin membaik.

Pada kesempatan itu Iwan Fals hadir diantara sekian banyak musisi yang tampil. Iwan Fals menyumbangkan sebuah lagu yang dibuatnya sehari sebelum acara  ini berlangsung khusus untuk Donny Fattah. Lagu ‘Lekaslah Sembuh’  dinyanyikan Iwan Fals hanya dengan diiringi gitar akustik yang dimainkan sendiri. Iwan Fals menyanyikan lagu ini dengan menggelegar.. luar biasa!. Lagu 'Lekaslah Sembuh' menambah panjang deretan penampilan live Iwan Fals yang paling hebat..

Berikut dibawah ini lirik lagu ‘Lekaslah Sembuh’ dari Iwan Fals beserta video amatir dan foto-foto ekslusif penampilan Iwan Fals saat menyanyikannya. (sb)

Lekaslah Sembuh
Iwan Fals (2012) 
Dedicated for Donny Fatah – Live at Rolling Stone Cafe Indonesia, February 10, 2012

Engkau yang selalu tersenyum
Membuat tenang orang yang ada didekatmu
Tubuhmu meliuk dialunan lagu lagu
Jemari hidupmu mencabik dalam diam

Bertahun sudah engkau lewati
Perjalanan hidup yang penuh pertanyaan ini

Namun kau tetap tegar tak goyah
Terhadap pilihan yang sedang kau jalani
Selalu terngiang terngiang-ngiang
Kata-katamu tentang ketegaran jiwa

Saat aku pernah merasa tergempur
Dan kini aku datang untukmu...

Dihormati kawan tak berlawan
Tuturmu yang lembut tak menyakitkan
Kini kau sedang sakit badanmu yang sakit
Tapi aku yakin ini hanya sementara

Lekaslah sembuh dan kembali manggung..!

Memang badan kan dimakan waktu
Setiap yang hidup begitu adanya
Cahaya jiwamu kian memancar

Menghangati yang beku dan kegelapan

Lekaslah sembuh dan kembali
Mengisi hidup yang sebentar ini...

Reff:
Tetap tegar dalam cobaan...
Sungguh kau tak sendirian...!
Tetap bersyukur sesulit apapun...
Sungguh kau tak sendirian...!

Tetap tegar dalam cobaan...
Sungguh kau tak sendirian...!
Tetap bersyukur sesulit apapun...
Sungguh kau tak sendirian...!

------------------------------------------------------------

Silahkan follow akun twitter @BeritaIwanFals untuk informasi terkini mengenai Iwan Fals dari sisi fans.

------------------------------------------------------------
Foto-foto ekslusif penampilan Iwan Fals saat menyanyikan lagu Lekaslah Sembuh - Dedicated for Donny Fatah – Live at Rolling Stone Cafe Indonesia, February 10, 2012. 
Foto dari Mimi Rustami (@mimirustami)
Silahkan klik gambar untuk memperbesar.

KONSER NOSTALGIA IWAN FALS CINTA UNTUK JOGJA

'Negara Kaya', Judul Lagu Terbaru Iwan Fals

Entertainment * / Minggu, 19 Februari 2012 18:00 WIB
Metrotvnews.com, Yogyakarta: Iwan Fals menyebut Indonesia negeri kaya, kaya alamnya, dan kaya budayanya. Namun, negeri ini pun kaya akan ironi.

"Negeri ini memang kaya, kaya (k) rakyatnya yang menangis di ujung parang," ucap Iwan, dalam konser Nostalgia Cinta untuk Yogya, di Grand Pacific Hall Yogyakarta, Sabtu (18/2).

Itu merupakan petikan lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Negeri Kaya. Iwan bercerita lagu tersebut diciptakannya untuk Bung Karno setelah beberapa kali mengunjungi makam sang Proklamator di Blitar.

Pada malam itu, lagu tersebut khusus dinyanyikan Iwan Fals untuk Sri Sultan Hamengku Buwono X yang pernah membacakan syair lagu tersebut di sebuah seminar di Yogyakarta.

Walau dalam kesempatan tersebut Sultan tidak hadir karena sakit, Iwan mengaku sangat bangga karena syair lagunya dibacakan Sultan. Dalam kesempatan itu, Iwan juga mendoakan kesehatan Sultan.

Selain membawakan Negeri Kaya, Iwan Fals juga menyanyikan lagu-lagu hitsnya, seperti Mata Indah Bola Pingpong, Umar Bakri, hingga Bento. Ribuan penonton pun terpuaskan dalam konser yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut. (MI/Wrt3)

PERBUATAN





setiap tindakan akan ada pembalasan

Kamis, 16 Februari 2012

sangkala

Apa yang kan terjadi?
Ketika sosok sangkala
Diberi ruang tuk berkuasa

Kebanggaan nan semu
Kemegahan dalam penantian
Rusaknya tata kehidupan bumi

Bayi bayi menjerit
Menerawang maki kerakusan
Akal tanpa nurani

Apa yang kan terjadi?
Apa yang terjadi nanti?

Waktu kian meranggas
Arus berbalik menghantam
Awan hitam kematian

Mata saling memandang
Semua bertanya tanya
Berkata kata tanpa suara

Apa yang kan terjadi?
Apa yang terjadi kini?

Sangkala menyeringai
Menelan bumi ini
iwan fals - sangkala

Jumat, 10 Februari 2012

Penghargaan, Pranala Luar dan Referensi IWAN FALS




Penghargaan
  1. Juara harapan Lomba Musik Humor (1979).
  2. Juara I Festival Musik Country (1980).
  3. Gold record, lagu Oemar Bakri, PT. Musica Studio's.
  4. Silver record, penyanyi & pencipta lagu Ethiopia, PT. Musica Studio's.
  5. Penghargaan prestasi artis HDX 1987 - 1988, pencipta lagu Buku Ini Aku Pinjam.
  6. Penyanyi Pujaan, BASF, (1989).
  7. The best selling, album Mata Dewa, BASF, 1988 - 1989.
  8. Penyanyi rekaman pria terbaik, album Anak Wayang, BASF Award XI, 18 April 1996.
  9. Penyanyi solo terbaik Country/Balada, Anugrah Musik Indonesia - 1999.
  10. Presents This Certificate To Iwan Fals In Recognition Of The Contribution To Cultural Exchange Between Korea and Indonesia, 25 September 1999.
  11. Penyanyi solo terbaik Country/Balada AMI Sharp Award (2000).
  12. Video klip terbaik lagu Entah, Video Musik Indonesia periode VIII - 2000/2001.
  13. Triple Platinum Award, Album Best Of The Best Iwan Fals, PT. Musica Studio's - Juni 2002.
  14. 6th AMI Sharp Award, album terbaik Country/Balada.
  15. 6th AMI Sharp Award, artis solo/duo/grup terbaik Country/Balada.
  16. Pemenang video klip terbaik edisi - Juli 2002, lagu Kupu-Kupu Hitam Putih, Video Musik Indonesia, periode I- 2002/2003.
  17. Penghargaan album In Collaboration with, angka penjualan diatas 150.000 unit, PT. Musica Studio's - Juni 2003.
  18. Triple Platinum Award, album In Collaboration with, angka penjualan diatas 450.000 unit, PT. Musica Studio's - November 2003.
  19. 7th AMI Award 2003, Legend Awards.
  20. 7th AMI Award 2003, Penyanyi Solo Pria Pop Terbaik.
  21. Penghargaan MTV Indonesia 2003, Most Favourite Male.
  22. SCTV Music Award 2004, album Ngetop! (pop) In Collaboration with.
  23. SCTV Music Award 2004, Penyanyi Pop Ngetop.
  24. Anugrah Planet Muzik 2004.
  25. Generasi Biang Extra Joss - 2004.
  26. 8th AMI Samsung Award, Karya Produksi Balada Terbaik.
  27. SCTV Music Award 2005, album pop solo ngetop Iwan Fals In Love.
  28. With The Compliment Of Metro TV.
  29. Partisipasi dalam acara konser Salam Lebaran 2005, PT. Gudang Garam Indonesia.
  30. Mendapatkan Talk Less Do More Award sebagai salah satu Class Music Heroes 2009.
  31. Lagunya bersama {Swami} yang berjudul [Bongkar] menerima penghargaan 150 lagu terbaik sepanjang masa versi Majalah Rolling Stone peringkat 1.
  32. Penghargaan Satyalancana Kebudayaan Pemerintah Republik Indonesia (2010) [1]
[sunting] Pranala luar
  • (Indonesia) ( Official Site ) - Iwan Fals
  • (Indonesia) ( Unofficial Site ) - Iwan Fals Online
  • (Indonesia) ( Unofficial Site ) - Iwan Fals Mania
  • (Indonesia) Lirik Lagu dan Gitar Kord-nya
  • (Inggris) Time Asia: Asian Heroes - Iwan Fals
  • (Indonesia) Iwan Fals The Rolling Stone Interview
  • (Indonesia) Dewa dari Leuwinanggung
  • (Indonesia) Profil pada situs KapanLagi.com.
  • (Indonesia) Blog Jockie Suryoprayogo - Kantata Takwa
[sunting] Referensi

  1. ^ ":: Menbudpar Sematkan Satyalencana Kebudayaan 2010 ::". Diakses pada 3 April 2011.
[sembunyikan]

l • b • s
Iwan Fals
Canda Dalam Nada • Canda Dalam Ronda • Perjalanan • 3 Bulan • Sarjana Muda • Opini • Sumbang • Barang Antik • Sugali • KPJ • Sore Tugu Pancoran • Aku Sayang Kamu! • Ethiopia • Lancar • Wakil Rakyat • 1910 • Mata Dewa • Antara Aku, Kau Dan Bekas Pacarmu • Cikal • Belum Ada Judul • Hijau • Dalbo • Anak Wayang • Orang Gila • Suara Hati • In Collaboration with • Manusia Setengah Dewa • Iwan Fals in Love • 50:50 • Untukmu Terkasih
Swami
Swami I • Swami II
Kantata Takwa
Kantata Takwa • Kantata Samsara
Best of The Best • Tragedi • Banjo & Harmonika • Celoteh-celoteh • Celoteh-celoteh 2 • Country • Tembang Cinta • Akustik • Akustik Ke 2 • Salam Reformasi • Salam Reformasi 2 • Prihatin
Serenade • Kemesraan • Percayalah Kasih • Terminal • Mata Hati • Orang Pinggiran • Katakan Kita Rasakan • Di Bawah Tiang Bendera • Haruskah Pergi • Selancar • Tanam Tanam Siram Siram • Marilah Kemari • Aku Milikmu
Damai Kami Sepanjang Hari • Kekasih • Kantata Takwa
Kategori: Orang hidup | Kelahiran 1961 | Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan Juni 2011 | Orang hidup berusia 50 | Iwan Fals | Alumni Institut Kesenian Jakarta | Aktor Indonesia | Penyanyi Indonesia | Tokoh dari Jakarta | Pemenang BASF Award | Pemenang Anugerah Musik Indonesia

Biographi kantata takwa

 
 
 
 
 
                 
AKHIR dekade 1980-an lahir sebuah kelompok musik bernama Kantata Takwa. Grup ini merupakan kumpulan tokoh-tokoh yang memiliki kharisma di bidangnya masing-masing. Mereka adalah Iwan Fals dan Sawung Jabo, pengarang lagu dan penyanyi berbobot dengan jutaan penggemar; Setiawan Djody, pengusaha sukses sekaligus musisi ternama; WS Rendra, penyair dan dramawan yang berwibawa; Jockie Suryoprayogo, arranger dan pemain keyboard senior; Donny Fatah, pemain bas musik rock yang ulung; dan Innisisri, seorang pemain drum dan perkusi yang kreatif. Tahun 1990, mereka mengeluarkan album perdana bertitel Kantata Takwa.
Meskipun merupakan grup musik, Kantata mempunyai kekhasan dibanding grup-grup lain. Kantata lebih tepat disebut sebagai sebuah forum komunikasi, diskusi, dan pengejawantahan kreativitas dari sensitivitas sosio-estetik para personilnya. Visi yang kuat akan kondisi sosial budaya menjadikan mereka sebagai wujud representasi baru atas perjalanan panjang serta dinamika kehidupan masyarakat kita.
Bagi Kantata musik adalah sarana untuk mengomunikasikan lirik hasil perjalanan tersebut. Oleh karena itu, Kantata tidak mengikrarkan diri sebagai wakil dari jenis musik tertentu. Hal terpenting adalah meramu musik mana yang paling pas untuk mengiringi lirik masing-masing lagu mereka. Yang jelas, seperti dikatakan pengamat musik, Franky Raden, melodi lagu-lagu mereka tidak berniat membuai orang hingga lupa akan maknanya, tetapi cenderung lugas hingga pesan yang dikandung dalam lirik menjadi transparan.
Maka ketika kita mengapresiasi nyanyian Kantata, yang terbentang adalah potret-potret kehidupan, mulai dari yang religius hingga yang tragis. Simak, misalnya, lagu Kesaksian yang menggambarkan berbagai tregedi yang harus dikabarkan atau Orang-orang Kalah yang menggambarkan daya hidup "wong cilik". Sementara itu, lagu Kantata Takwa sendiri merefleksikan kepasrahan manusia di hadapan Tuhan.
Sukses dengan album perdana yang terjual ratusan ribu keping, Kantata lantas membuat gebrakan di dunia pertunjukan. Malam itu, 23 Januari 1990 di Stadion Utama Senayan Jakarta berkumpul ratusan ribu penikmat musik untuk menikmati konser akbar Kantata. Konser tersebut tercatat sebagai salah satu konser terbesar dalam catatan sejarah musik Indonesia, baik dari segi kuantitas penonton maupun dalam kualitas penyelenggaraan.
Beberapa bulan kemudian, Kantata melakukan konser tur yang tak kalah akbarnya ke berbagai daerah, antara lain konser di Surabaya pada 11-12 Agustus 1990 dan konser di Solo pada 11-12 September 1990.
Samsara
Setelah sukses dengan album perdana dan serangkaian turnya, Kantata Takwa tak terdengar lagi kabarnya. Para personilnya lebih terfokus pada aktivitas masing-masing. Iwan Fals menggarap album solonya, yakni Cikal, Belum Ada Judul, Hijau, dan Orang Gila. Setiawan Djody juga sibuk menggarap album solo perdananya, Dialog. Sedang-kan Sawung Jabo bersama kelompok Sirkus Barock menggarap album Fatamorgana.
Sebenarnya, beberapa dari personil Kantata tetap berkolaborasi, hanya saja mereka mengibarkan bendera yang berbeda. Iwan Fals, Sawung Jabo, Innisisri dan beberapa musisi lain sempat tergabung dalam kelompok Swami dan Dalbo. Pada 1994, Iwan Fals dan Sabung Jabo bahkan mengelurkan album duet berjudul Anak Wayang.
Indikasi kemunculan kembali Kantata baru terlihat pada awal 1995. Saat itu mereka manggung untuk kalangan terbatas di Hardrock Cafe Jakarta. Tak lama kemu-dian, tanggal 15 Oktober 1995 Kantata kembali menggelar konser akbar di lapangan terbuka di Surakarta. Hasil rekaman pertunjukan yang dijejali sekitar 300.000 penonton itu ditayangkan oleh TPI.
Kantata nampaknya memang bertekad untuk kembali menghangatkan jagad musik Indonesia. Terbukti, menjelang akhir 1996 mereka berkumpul di Camping Lawu Resort, Tawangmangu, Solo, Jawa Tengah. Di bumi perkemahan seluas 14 hektar milik setiawan Djody ini Kantata menggarap album kedua.
Mereka yang berkumpul tidak banyak berubah dari album pertama. Mereka adalah Iwan Fals (gitar/harmonika/vokal), S. Djody (gitar/vokal), Sawung Jabo (gitar/timpani/vokal), WS Rendra (lirik), Jockie S. (music director /keyboard/vokal), Innisisri (drum/perkusi), dan Donny Fatah (bas). Sedangkan yang terbilang sebagai pendatang baru adalah Totok Tewel (gitar) dan Doddy Katamsi (vokal).
Maka pada awal 1997 keluarlah album mereka, Kantata Samsara. Seperti kata Setiawan Djody, lahirnya Kantata Samsara berangkat dari keinginan untuk menghidupkan kembali Kantata Takwa. Oleh karena itu, kata Samsara diambil yang dalam bahasa Sanskerta berarti "lahir kembali".
Secara umum, Kantata Takwa dan Kantata Samsara memiliki kepekaan, daya kritis, dan totalitas daya hidup yang sama. Meskipun demikian, di antara keduanya memiliki tema yang agak berbeda. Kantata Samsara lebih berbicara tentang obsesi dan revitalisasi menyongsong tantangan abad XXI. Dalam konteks ini, Kantata berpihak pada keadilan dan kepastian hukum dengan berpegang pada solidaritas dan kebersama-an. Simak, penggalan lirik lagu Samsara berikut ini: "…Keadilan, kehidupan, ditegakkan / Kebersamaan, kemakmuran, dilautkan // Apakah masih ada angin cinta kebersamaan / gerhana meratap jiwa membara / kesatuan berbangsa, digemakan / Samsara…"
Hal yang juga agak berbeda bahwa lagu-lagu pada album Kantata Samsara terasa lebih kontemplatif serta banyak menggunakan bahasa simbol yang liris. Permenungan yang mendalam dan bahkan menyayat, begitu terasa pada lagu Anak Zaman, Songsonglah, dan Lagu Buat Penyaksi. Sementara itu, ramuan bahasa simbol dapat dinikmati pada lagu Nyanyian Preman, Asmaragama, dan Langgam Lawu. Kantata juga membuat lagu berlirik Inggris, For Green and Peace, sebuah lagu yang merefleksikan harapan akan kesejahteraan dan kedamaian.
Memasuki awal 1998, Kantata kembali hadir dengan mengeluarkan album ketiga, Kantata Takwa Samsara. Sebenarnya album ini merupakan kompilasi dari dua album sebelumnya. Wala

100 Kalimat Indah Dalam Lirik Lagu Iwan Fals


1.“Berhentilah jangan salah gunakan, kehebatan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan”
(Puing – album Sarjana Muda 1981)

2.“Hei jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu”.
(Bangunlah Putra-Putri Pertiwi – album Sarjana Muda 1981)

3."Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu, hantamlah sombongnya dunia buah hatiku, doa kami dinadimu”.
(Galang Rambu Anarki – album Opini 1982)

4.“Jalan masih teramat jauh, mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh”.
(Maaf Cintaku - album Sugali 1984)

5.“Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati”.
(Berkacalah Jakarta - album Sugali 1984)

6.“Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang”.
(Cik - album Sore Tugu Pancoran 1985)

7.“Aku tak sanggup berjanji, hanya mampu katakan aku cinta kau saat ini, entah esok hari, entah lusa nanti, entah”.
(Entah - album Ethiopia 1986)

8.“Mengapa bunga harus layu?, setelah kumbang dapatkan madu, mengapa kumbang harus ingkar?, setelah bunga tak lagi mekar”.
(Bunga-Bunga Kumbang-Kumbang - album Ethiopia 1986)

9.“Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah”.
(Ya Ya Ya Oh Ya - album Aku Sayang Kamu 1986)

10.“Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari pasti ada kesempatan”.
(Selamat Tinggal Malam - album Aku Sayang Kamu 1986)

--------------------------------------------------------

11.“Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita”.
(Kota - album Aku Sayang Kamu 1986)

12.“Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan”.
(Lancar - album Lancar 1987)

13.“Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam”.
(Surat Buat Wakil Rakyat - album Wakil Rakyat 1987)

14.“Kau anak harapanku yang lahir di zaman gersang, segala sesuatu ada harga karena uang”.
(Nak - album 1910 1988)

15.“Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli?, sampai nanti sampai habis terjual harga diri”.
(Mimpi Yang Terbeli - album 1910 1988)

16.“Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas, Ibu”.
(Ibu - album 1910 1988)

17.“Memang usia kita muda namun cinta soal hati, biar mereka bicara telinga kita terkunci”.
(Buku Ini Aku Pinjam - album 1910 1988)

18.“Dendam ada dimana mana di jantungku, di jantungmu, di jantung hari-hari”.
(Ada Lagi Yang Mati - album 1910 1988)

19.“Hangatkan tubuh di cerah pagi pada matahari, keringkan hati yang penuh tangis walau hanya sesaat”.
(Perempuan Malam - album Mata Dewa 1989)

20.“Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal”.
(Nona - album Mata Dewa 1989)

--------------------------------------------------------

21.“Oh ya! ya nasib, nasibmu jelas bukan nasibku, oh ya! ya takdir, takdirmu jelas bukan takdirku”.
(Oh Ya! - album Swami 1989)

22.“Wahai kawan hei kawan, bangunlah dari tidurmu, masih ada waktu untuk kita berbuat, luka di bumi ini milik bersama, buanglah mimpi-mimpi”.
(Eseks eseks udug udug (Nyanyian Ujung Gang) - album Swami 1989)

23.“Api revolusi, haruskah padam digantikan figur yang tak pasti?”.
(Condet - album Swami 1989)

24.“Kalau cinta sudah di buang, jangan harap keadilan akan datang”.
(Bongkar - album Swami 1989)

25.“Kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperkuda jabatan”.
(Bongkar - album Swami 1989)

26.“Orang tua pandanglah kami sebagai manusia, kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta”.
(Bongkar - album Swami 1989)

27.“Satu luka perasaan, maki puji dan hinaan, tidak merubah sang jagoan menjadi makhluk picisan”.
(Rajawali - album Kantata Takwa 1990)

28.“Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata kata”.
(Paman Doblang - album Kantata Takwa 1990)

29.“Mereka yang pernah kalah, belum tentu menyerah”.
(Orang-Orang Kalah - album Kantata Takwa 1990)

30.“Aku rasa hidup tanpa jiwa, orang yang miskin ataupun kaya sama ganasnya terhadap harta”.
(Nocturno - album Kantata Takwa 1990)

--------------------------------------------------------

31.“Orang orang harus dibangunkan, kenyataan harus dikabarkan, aku bernyanyi menjadi saksi”.
(Kesaksian - album Kantata Takwa 1990)

32.“Ingatlah Allah yang menciptakan, Allah tempatku berpegang dan bertawakal, Allah maha tinggi dan maha esa, Allah maha lembut”.
(Kantata Takwa - album Kantata Takwa 1990)

33.“Kebimbangan lahirkan gelisah, jiwa gelisah bagai halilintar”.
(Gelisah - album Kantata Takwa 1990)

34.“Bagaimanapun aku harus kembali, walau berat aku rasa kau mengerti”.
(Air Mata - album Kantata Takwa 1990)

35.“Alam semesta menerima perlakuan sia sia, diracun jalan napasnya diperkosa kesuburannya”.
(Untuk Bram - album Cikal 1991)

36.“Duhai langit, duhai bumi, duhai alam raya, kuserahkan ragaku padamu, duhai ada, duhai tiada, duhai cinta, ku percaya”.
(Pulang Kerja - album Cikal 1991)

37.“Dimana kehidupan disitulah jawaban”.
(Alam Malam - album Cikal 1991)

38.“Ada dan tak ada nyatanya ada”.
(Ada - album Cikal 1991)

39.“Aku sering ditikam cinta, pernah dilemparkan badai, tapi aku tetap berdiri”.
(Nyanyian Jiwa - album Swami Il 1991)

40.“Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani”.
(Hio - album Swami Il 1991)

--------------------------------------------------------

41.“Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta walau aku tahu tak terdengar, jariku menari tetap tak akan berhenti sampai wajah tak murung lagi”.
(Di Mata Air Tidak Ada Air Mata - album Belum Ada Judul 1992)

42.“Mengapa besar selalu menang?, bebas berbuat sewenang wenang, mengapa kecil selalu tersingkir?, harus mengalah dan menyingkir”.
(Besar Dan Kecil - album Belum Ada Judul 1992)

43.“Angin pagi dan nyanyian sekelompok anak muda mengusik ingatanku, aku ingat mimpiku, aku ingat harapan yang semakin hari semakin panjang tak berujung”.
(Aku Disini - album Belum Ada Judul 1992)

44.“Jalani hidup, tenang tenang tenanglah seperti karang”.
(Lagu Satu - album Hijau 1992)

45.“Sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri, karena air mata kita adalah air kehidupan”.
(Lagu Dua - album Hijau 1992)

46.“Kita harus mulai bekerja, persoalan begitu menantang, satu niat satulah darah kita, kamu adalah kamu aku adalah aku”.
(Lagu Tiga - album Hijau 1992)

47.“Kenapa kebenaran tak lagi dicari?, sudah tak pentingkah bagi manusia?”
(Lagu Empat- album Hijau 1992)

48.“Kenapa banyak orang ingin menang?, apakah itu hasil akhir kehidupan?”.
(Lagu Empat- album Hijau 1992)

49.“Anjingku menggonggong protes pada situasi, hatiku melolong protes pada kamu”.
(Lagu Lima - album Hijau 1992)

50.“Biar keadilan sulit terpenuhi, biar kedamaian sulit terpenuhi, kami berdiri menjaga dirimu”.
(Karena Kau Bunda Kami - album Dalbo 1993)

--------------------------------------------------------

51.“Apa jadinya jika mulut dilarang bicara?, apa jadinya jika mata dilarang melihat?, apa jadinya jika telinga dilarang mendengar?, jadilah robot tanpa nyawa yang hanya mengabdi pada perintah”.
(Hura Hura Huru Hara - album Dalbo 1993)

52.“Tertawa itu sehat, menipu itu jahat”.
(Hua Ha Ha - album Dalbo 1993)

53.“Nyanyian duka nyanyian suka, tarian duka tarian suka, apakah ada bedanya?”
(Terminal – single 1994)

54.“Waktu terus bergulir, kita akan pergi dan ditinggal pergi”.
(Satu Satu – album Orang Gila 1994)

55.“Pelan-pelan sayang kalau mulai bosan, jangan marah-marah nanti cepat mati, santai sajalah”.
(Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Orang Gila 1994)

56.“Mau insaf susah, desa sudah menjadi kota”.
(Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Orang Gila 1994)

57.“Pertemuan dan perpisahan, dimana awal akhirnya?, dimana bedanya?”.
(Doa Dalam Sunyi – album Orang Gila 1994)

58.“Jika kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja”.
(Awang Awang – album Orang Gila 1994)

59.“Bagaimana bisa mengerti?, sedang kita belum berpikir, bagaimana bisa dianggap diam?, sedang kita belum bicara”.
(Awang Awang – album Orang Gila 1994)

60.“Aku bukan seperti nyamuk yang menghisap darahmu, aku manusia yang berbuat sesuai aturan dan keinginan”.
(Nasib Nyamuk – album Anak Wayang 1994)

--------------------------------------------------------

61.“Oh susahnya hidup, urusan hati belum selesai, rumah tetangga digusur raksasa, pengusaha zaman merdeka”.
(Oh – single 1995)

62.“Aku disampingmu begitu pasti, yang tak kumengerti masih saja terasa sepi”.
(Mata Hati – album Mata Hati 1995)

63.“Sang jari menari jangan berhenti, kupasrahkan diriku digenggaman-Mu”.
(Lagu Pemanjat – album Lagu Pemanjat 1996)

64.“Lepaslah belenggu ragu yang membelit hati, melangkah dengan pasti menuju gerbang baru”.
(Songsonglah – album Kantata Samsara 1998)

65.“Berani konsekuen pertanda jantan”.
(Nyanyian Preman – album Kantata Samsara 1998)

66.“Dengarlah suara bening dalam hatimu, biarlah nuranimu berbicara”.
(Langgam Lawu – album Kantata Samsara 1998)

67.“Matinya seorang penyaksi bukan matinya kesaksian”.
(Lagu Buat Penyaksi – album Kantata Samsara 1998)

68.“Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut, walau hati panas bahkan terbakar sekalipun”.
(Di Ujung Abad - album Suara Hati 2002)

69.“Jangan goyah percayalah teman perang itu melawan diri sendiri, selamat datang kemerdekaan kalau kita mampu menahan diri”.
(Dendam Damai - album Suara Hati 2002)

70.“Berdoalah sambil berusaha, agar hidup jadi tak sia-sia”.
(Doa - album Suara Hati 2002)
--------------------------------------------------------

71.“Harta dunia jadi penggoda, membuat miskin jiwa kita”.
(Seperti Matahari - album Suara Hati 2002)

72.“Memberi itu terangkan hati, seperti matahari yang menyinari bumi”.
(Seperti Matahari - album Suara Hati 2002)

73.“Jangan heran korupsi menjadi jadi, habis itulah yang diajarkan”.
(Politik Uang – album Manusia Setengah Dewa 2004)

74.“Gelombang cinta gelombang kesadaran merobek langit yang mendung, menyongsong hari esok yang lebih baik”.
(Para Tentara – album Manusia Setengah Dewa 2004)

75.“Terhadap yang benar saja sewenang wenang, apalagi yang salah”.
(Mungkin – album Manusia Setengah Dewa 2004)

76.“Begitu mudahnya nyawa melayang, padahal tanpa diundang pun kematian pasti datang”.
(Matahari Bulan Dan Bintang – album Manusia Setengah Dewa 2004)

77.“Dunia kita satu, kenapa kita tidak bersatu?”.
(Matahari Bulan Dan Bintang – album Manusia Setengah Dewa 2004)

78.“Urus saja moralmu urus saja akhlakmu, peraturan yang sehat yang kami mau”.
(Manusia Setengah Dewa – album Manusia Setengah Dewa 2004)

79.“Di lumbung kita menabung, datang paceklik kita tak bingung”.
(Desa – album Manusia Setengah Dewa 2004)

80.“Tutup lubang gali lubang falsafah hidup jaman sekarang”.
(Dan Orde Paling Baru – album Manusia Setengah Dewa 2004)

--------------------------------------------------------

81.“Buktikan buktikan!, kalau hanya omong burung beo pun bisa”.
(Buktikan – album Manusia Setengah Dewa 2004)

82.“Dunia politik dunia bintang, dunia hura hura para binatang”.
(Asik Nggak Asik – album Manusia Setengah Dewa 2004)

83.“Dewa-dewa kerjanya berpesta, sambil nyogok bangsa manusia”.
(17 Juli 1996 – album Manusia Setengah Dewa 2004)

84.“Tanam-tanam pohon kehidupan, siram siram sirami dengan sayang, tanam tanam tanam masa depan, benalu-benalu kita bersihkan”.
(Tanam-Tanam Siram-Siram – single 2006)

85.“Ada apa gerangan mengapa mesti tergesa gesa, tak bisakah tenang menikmati bulan penuh dan bintang”.
(Haruskah Pergi – 2006)

86.“Persoalan hidup kalau diikuti tak ada habisnya, soal lama pergi soal baru datang”.
(Selancar – 2006)

87.“Jaman berubah perilaku tak berubah, orang berubah tingkah laku tak berubah”.
(Rubah – album 50:50 2007)

88.“Satu hilang seribu terbilang, patah tumbuh hilang berganti”.
(Pulanglah – album 50:50 2007)

89.“Hidup ini indah berdua semua mudah, yakinlah melangkah jangan lagi gelisah”.
(KaSaCiMa – album 50:50 2007)

90.“Tak ada yang lepas dari kematian, tak ada yang bisa sembunyi dari kematian, pasti”.
(Ikan-Ikan – album 50:50 2007)

--------------------------------------------------------

91.“Ada kamu yang mengatur ini semua tapi rasanya percuma, ada juga yang janjikan indahnya surga tapi neraka terasa”.
(Cemburu – album 50:50 2007)

92.“Hukum alam berjalan menggilas ludah, hukum Tuhan katakan “Sabar!”.
(Kemarau – uncassette)

93.“Yang pasti hidup ini keras, tabahlah terimalah”.
(Joned – uncassette)

94.“Oh negeriku sayang bangkit kembali, jangan berkecil hati bangkit kembali”.
(Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)

95.“Oh yang ditinggalkan tabahlah sayang, ini rahmat dari Tuhan kita juga pasti pulang”.
(Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)

96.“Tuhan ampunilah kami, ampuni dosa-dosa kami, ampuni kesombongan kami, ampuni bangsa kami, terimalah disisi-Mu korban bencana ini”.
(Saat Minggu Masih Pagi – uncassette)

97.“Nyatakan saja apa yang terasa walau pahit biasanya, jangan disimpan jangan dipendam, merdekakan jiwa”.
(Nyatakan Saja – uncassette)

98.“Usiamu tak lagi muda untuk terus terusan terjajah, jangan lagi membungkuk bungkuk agar dunia mengakuimu”.
(Merdeka – uncassette)

99.“Kau paksa kami untuk menahan luka ini, sedangkan kau sendiri telah lupa”.
(Luka Lama – uncassette)

100. “Oh Tuhan tolonglah, lindungi kami dari kekhilafan, oh ya Tuhan tolonglah, Ramadhan mengetuk hati orang orang yang gila perang”.
(Selamat Tinggal Ramadhan – uncassette)

KODE ETIK, OI




Pasal 1

KODE ETIK Oi

Setiap anggota Oi terikat dan mengikatkan diri serta tunduk terhadap Kode Etik Oi, yaitu:
  1. Taat dalam menjalankan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama atau kepercayaan yang dianutnya;
  2. Menjunjung tinggi dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan atas dasar kemanusiaan yang adil dan beradab dengan tidak membeda-bedakan latar belakang asal-usul, ras/etnis, suku, agama, status sosial, golongan maupun paham/aliran politik;
  3. Memiliki rasa setia kawan, tenggang rasa dan saling menghargai antara sesama kawan;
  4. Setia dan senantiasa menjaga nama baik, martabat dan kehormatan keluarga beasr Oi;
  5. Bersikap sopan dan senantiasa menjaga norma-norma kesusilaan dan norma-norma sosial yang berlaku di lingkungannya;
  6. Bersikap jujur, adil, bijaksana dan bersahaja;
  7. Disiplin dan bertanggung jawab.
Pasal 2
KAIDAH PELAKSANAAN

  1. Kode Etik Oi ini merupakan pedoman dan landasan moral bagi setiap Anggota Oi baik dalam lingkup organisasi Oi maupun dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
  2. Setiap tindakan anggota Oi yang tidak sesuai atau bertentangan dengan Kode Etik Oi sebagaimana tersebut dalam Pasal 1 di atas dapat dimintai pertanggungjawaban.
  3. Pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 pasal ini dilakukan di hadapan Komisi Kode Etik Oi.
  4. Sanksi-sanksi atas pelanggaran dan atau penyimpangan Kode Etik Oi ditetapkan oleh Komisi Kode Etik Oi sesuai dengan tingkat kesalahannya.
Pasal 3
KOMISI KODE ETIK Oi

  1. Komisi Kode Etik Oi dibentuk oleh: (a) Tingkat Pusat dibentuk oleh Badan Pengurus Pusat; (b) Tingkat Kabupaten/Kota dibentuk oleh Badan Pengurus Kota;
  2. Tata cara pembentukan, Struktur organisasi dan Tata Kerja Komisi Kode Etik Oi ditetapkan dalam Peraturan Organisasi Oi.
Pasal 4
Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

PEMBUAT LOGO OI



PROFIL SINGKAT PENCIPTA LOGO Oi

Nama : Is Ariyanto
Panggilan : HiO Ariyanto
Pekerjaan : Staff Redaksi Harian Umum SOLOPOS
Alamat : Kartotiyasan RT 04/4, Jalan Manduro III, Gang: Merdeka, Kratonan, Serengan, Solo 57153
Email : oibentohouse@yahoo.com: oibentohouse@gmail.com

Sampai saat ini aktif sebagai: Ketua Oi Bento House, Manager Oi Bento House Band, Ketua Solo Kartunis (Sloki)
PERJALANAN SANG PENCIPTA LOGO Oi :

1997, Karya Kartun Terbaik Lomba Kartun MDS Beteng Solo
1999, Juara I & II Desain Logo Oi
1999, Pelopor berjualan kaos & merchandiser Iwan Fals & Oi
2000, Juara I Lomba Karikatur Jambore Nasional Oi di Cibubur
2003, Rekor Republik Aeng-Aeng: untuk Kategori Pelopor Kartun 3 Dimensi di Solo
2003, Juara Favorit “Sensasi Biru Indonesia” (Launching Rokok Bentoel Biru) di Solo Bersama Tim Oi Bento House
2004, Rekor Republik Aeng-Aeng: Konser Musik Parade Band Oi dari jam 10.00 Pagi-10.00 Malam (14 band membawa lagu-lagu Iwan Fals yang berbeda sebanyak 75 lagu)
2004, Juara I & II Desain Logo Ikatan Karyawan sebuah toko retail terbesar di Solo
2005, Kartun karakter “Si Thole” dipakai sebagai maskot Lomba Balita & Anak Balita

Biography Iwan Fals

Oleh Bud's Bosky, EmmBbhee Ajja, dan Uciel Nac'z Iwan Fals


Aku lahir tanggal 3 September 1961 . Kata ibuku, ketika aku berumur bulanan, setiap kali mendengar suara adzan maghrib aku selalu menangis. Aku nggak tau kenapa sampai sekarang pun aku masih gampang menangis. Biar begini-begini, aku orangnya lembut dan gampang tersentuh. Sebagai contoh, menyaksikan berita di televisi yang memberitakan ada orang sukses lalu medapatkan penghargaan atas prestasinya, aku pun bisa menangis. Melihat seorang ibu yang menunjukkan cinta kasihnya pada anaknya, juga bisa membuat aku tersentuh dan lalu menangis

Bicara perjalanan karir musikku, dimulai ketika aku aktif ngamen di Bandung. Aku mulai ngamen ketika berumur 13 tahun. Waktu itu aku masih SMP. Aku belajar main gitar dari teman-teman nongkrongku. Kalau mereka main gitar aku suka memperhatikan. Tapi mau nanya malu. Suatu hari aku nekat memainkan gitar itu. Tapi malah senarnya putus. Aku dimarahi.

Sejak saat itu, gitar seperti terekam kuat dalam ingatanku. Kejadian itu begitu membekas dalam ingatanku.

Dulu aku pernah sekolah di Jeddah, Arab Saudi, di KBRI selama 8 bulan. Kebetulan di sana ada saudara orang tuaku yang nggak punya anak. Karena tinggal di negeri orang, aku merasakan sangat membutuhkan hiburan. Hiburan satu-satunya bagiku adalah gitar yang kubawa dari Indonesia. Saat itu ada dua lagu yang selalu aku mainkan, yaitu Sepasang Mata Bola dan Waiya.

Waktu pulang dari Jeddah pas musim Haji. Kalau di pesawat orang-orang pada bawa air zam-zam, aku cuma menenteng gitar kesayanganku. Dalam perjalanan dalam pesawat dari Jeddah ke Indonesia, pengetahuan gitarku bertambah. Melihat ada anak kecil bawa gitar di pesawat, membuat seorang pramugari heran. Pramugari itu lalu menghampiriku dan meminjam gitarku. Tapi begitu baru akan memainkan, pramugari itu heran. Soalnya suara gitarku fals. "Kok kayak gini steman-nya?" tanyanya. Waktu itu, meski sudah bisa sedikit-sedikit aku memang belum bisa nyetem gitar. Setelah membetulkan gitarku, pramugari itu lalu mengajariku memainkan lagu Blowing in the Wind-nya Bob Dylan.

Waktu sekolah di SMP 5 Bandung aku juga punya pengalaman menarik dengan gitar. Suatu ketika, seorang guruku menanyakan apakah ada yang bisa memainkan gitar. Meski belum begitu pintar, tapi karena ada anak perempuan yang jago memainkan gitar, aku menawarkan diri. "Gengsi dong," pikirku waktu itu. Maka jadilah aku pemain gitar di vokal grup sekolahku.

Kegandrunganku pada gitar terus berlanjut. Saat itu teman-teman mainku juga suka memainkan gitar. Biasanya mereka memainkan lagu-lagu Rolling Stones. Melihat teman-temanku jago main gitar, aku jadi iri sendiri. Aku ingin main gitar seperti mereka. Daripada nggak diterima di pergaulan, sementara aku nggak bisa memainkan lagu-lagu Rolling Stones, aku nekat memainkan laguku sendiri. Biar jelek-jelek, yang penting lagu ciptaanku sendiri, pikirku.

Untuk menarik perhatian teman-temanku, aku membuat lagu-lagu yang liriknya lucu, humor, bercanda-canda, merusak lagu orang. Mulailah teman-temanku pada ketawa mendengarkan laguku.

Setelah merasa bisa bikin lagu, apalagi bisa bikin orang tertawa, timbul keinginan untuk mencari pendengar lebih banyak. Kalau ada hajatan, kawinan, atau sunatan, aku datang untuk menyanyi. Dulu manajernya Engkos, yang tukang bengkel sepeda motor. Karena kerja di bengkel yang banyak didatangi orang, dia selalu tahu kalau ada orang yang punya hajatan.

Di SMP aku sudah merasakan betapa pengaruh musik begitu kuat. Mungkin karena aku nggak punya uang, nggak dikasih kendaraan dari orang tua untuk jalan-jalan, akhirnya perhatianku lebih banyak tercurah pada gitar. Sekolahku mulai nggak benar. Sering bolos, lalu pindah sekolah.

Aku merasakan gitar bisa menjawab kesepianku. Apalagi ketika sudah merasa bisa bikin lagu, dapat duit dari ngamen, mulailah aku sombong. Tetapi sesungguhnya semuanya itu kulakukan untuk mencari teman, agar diterima dalam pergaulan.

Suatu ketika ada orang datang ke Bandung dari Jakarta. Waktu itu aku baru sadar kalau ternyata lagu yang kuciptakan sudah terkenal di Jakarta. Maksudku sudah banyak anak muda yang memainkan laguku itu. Malah katanya ada yang mengakui lagu ciptaanku.

Sebelum orang Jakarta yang punya kenalan produser itu datang ke Bandung, aku sebetulnya sudah pernah rekaman di Radio 8 EH. Aku bikin lagu lalu diputar di radio itu. Tapi radio itu kemudian dibredel.

Setelah kedatangan orang Jakarta itu, atas anjuran teman-temanku, aku pergi ke Jakarta. Waktu itu aku masih sekolah di SMAK BPK Bandung. Sebelum ke Jakarta aku menjual sepeda motorku untuk membuat master. Aku tidak sendirian. Aku bersama teman-teman dari Bandung: Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul.

Kami lalu rekaman. Ternyata kasetnya tidak laku. Ya, sudah, aku ngamen lagi, kadang-kadang ikut festival. Setelah dapat juara di festival musik country , aku ikut festival lagu humor. Kebetulan dapat nomor. Oleh Arwah Setiawan (almarhum) lagu-lagu humorku lalu direkam, diproduseri Handoko. Nama perusahaannya ABC Records. Aku rekaman ramai-ramai, sama Pepeng (kini pembawa acara kuis Jari-jari, jadi MC, dll), Krisna, dan Nana Krip. Tapi rekaman ini pun tak begitu sukses. Tetap minoritas. Hanya dikonsumsi kalangan tertentu saja, seperti anak-anak muda.

Akhirnya aku rekaman di Musica Studio. Sebelum ke Musica, aku sudah rekaman sekitar 4 sampai 5 album. Setelah rekaman di Musica itu, musikku mulai digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani Willy Soemantri.

Album iwan fals

CANDA DALAM RONDA
1. DONGENG TIDUR
2. KOPRAL
3. AMBULAN ZIG-ZAG
4. JONI KESIANGAN

PERJALANAN
1. Aku Berjalan
2. Alasan
3. Bencana Alam
4. Gaya Travolta
5. Ibu
6. Inspirasi
7. Mak
8. Pemborong Jalan
9. Perjalanan
10. Wanita Tiruan

3BULAN
* 3 Bulan
* Surat Paman Di Desa
* Tengkulak
* Imitasi
* Model Gombrang
* Ma
* Pemborong Jalan
* Gaya Travolta
* Bencana Alam
* Kan Adakah
* Ibu

SARJANA MUDA
* 22 Januari
* Oemar Bakri
* Sarjana Muda
* Yang Terlupakan (juga populer dengan sebutan Denting Piano)
* Ambulance Zig Zag
* Doa Pengobral Dosa
* Si Tua Sais Pedati
* Puing
* Hatta
* Bangunlah Putra Putri Pertiwi

OPINI
* Galang Rambu Anarki
* Obat Awet Muda
* Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
* Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi
* Sapuku Sapumu Sapu Sapu
* Opiniku
* Ambisi
* Tak Biru Lagi Lautku
* Tarmijah Dan Problemnya

SUMBANG
* Sumbang
* Kereta Tiba Pukul Berapa
* Semoga Kau Tak Tuli Tuhan
* Puing
* Jendela Kelas I
* Berikan Pijar Matahari
* Siang Pelataran SD Sebuah Kampung
* Asmara Tak Secengeng Yang Aku Kira
* Celoteh Camar Tolol Dan Cemar

BARANG ANTIK
* Barang Antik
* Kumenanti Seorang Kekasih
* Sunatan Masal
* Jangan Bicara
* Asmara Dan Pancaroba
* Tante Lisa
* Salah Siapa
* Nyanyianmu
* Jalan Yang Panjang Berliku
* Neraka Yang Asyik

SUGALI
* Sugali
* Rindu Tebal
* Siang Seberang Istana
* Serdadu
* Nak
* Berkacalah Jakarta
* Maaf Cintaku
* Tolong Dengar Tuhan
* Azan Subuh Masih di Telinga

KPJ
1. Kembang Pete
2. Kupaksa Untuk Melangkah
3. Senandung Istri Bromocorah
4. Kaum Urbanis
5. Krisis Pemuda
6. Serenade
7. Sumbang
8. Warijem Dan Tukiman
9. Penari Jalanan
10. Dua Menit Sepuluh Detik

SORE TUGU PANCORAN
* Sore Tugu Pancoran
* Aku Antarkan
* Ujung Aspal Pondok Gede
* Tince Sukarti Binti Machmud
* Yang Tersendiri
* Angan dan Ingin
* Berapa
* Damai Kami Sepanjang Hari
* Intermezo
* Cik

AKU SAYANG KAMU
1. Aku Sayang Kamu
2. Gali Gongli
3. Timur Tengah I
4. Jangan Tutup Dirimu
5. Selamat Tinggal Malam
6. Ya Hui Ha He Ha
7. Yayaya Oh Ya
8. Lho
9. Timur Tengah II
10. Kota

ETHIOPIA
* Ethiopia
* Sebelum Kau Bosan
* Tikus Tikus Kantor
* 14-4-84
* Willy
* Entah
* Kontrasmu Bisu
* Berandal Malam Di Bangku Terminal
* Lonteku
* Bunga Bunga Kumbang Kumbang

LANCAR
* Lancar
* Kuli Jalan
* Kereta Tua
* Columbia
* Yakinlah
* Kota
* Sentuhan
* Cantik Munafik
* Nelayan
* Nenekku Okem

WAKIL RAKYAT
1. Mata Indah Bola Pingpong (Iwan Fals)
2. Surat Buat Wakil Rakyat (Iwan Fals/Ma'mun)
3. Teman Kawanku Punya Teman (Iwan Fals/Ma'mun)
4. Emak (Iwan Fals/Bagoes AA.)
5. Potret Panen Mimpi Wereng (Iwan Fals/Ma'mun)
6. Diet (Iwan Fals/Bagoes AA.)
7. Libur Kecil Kaum Kusam (Iwan Fals)
8. Dimana (Iwan Fals/Bagoes AA.)
9. Guru Zirah (Iwan Fals)
10. PHK (Iwan Fals)

1910
* Buku Ini Aku Pinjam
* Ada Lagi Yang Mati
* Ibu
* Mimpi Yang Terbeli
* Balada Orang-Orang Pedalaman
* Nak
* Semoga Saja Kau Benar
* Engkau Tetap Sahabatku
* Pesawat Tempurku
* 1910

ANTARA AKU KAU DAN BEKAS PACARMU
1. Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu (dari album Opini)
2. Yang Tersendiri (dari album Sore Tugu Pancoran)
3. Sebelum Kau Bosan (dari album Ethiopia)
4. Jalan Panjang Dan Berliku (dari album Barang Antik)
5. Jangan Tutup Dirimu (dari album Lancar)
6. Kemesraan
7. Nyanyianmu (dari album Barang Antik)
8. Maaf Cintaku (dari album Sugali)
9. Entah (dari album Ethiopia)
10. Aku Antarkan (dari album Sore Tugu Pancoran)

MATA DEWA
* Mata Dewa
* PHK (dari Album Wakil Rakyat)
* Nona
* Air Mata Api
* Bakar
* Puing (dari album Sarjana Muda)
* Berkacalah Jakarta (dari album Sugali)
* Yang Terlupakan (dari album Sarjana Muda)
* Perempuan Malam
* Pinggiran Kota Besar

CIKAL
1. Intro (Iwan Fals)
2. Untuk Yani (Mahesa Ibrahim/Iwan Fals)
3. Cikal (Iwan Fals)
4. Pulang Kerja (Iwan Fals)
5. Alam Malam (Mahesa Ibrahim/Iwan Fals/Otig)
6. Ada (Iwan Fals)
7. Untuk Bram (Mahesa Ibrahim/Iwan Fals)
8. Cendrawasih (Mahesa Ibrahim/Iwan Fals)
9. Proyek 13 (Mahesa Ibrahim/Iwan Fals)
10. '....' (Iwan Fals)

BELUM ADA JUDUL
* Belum Ada Judul
* Besar Dan Kecil
* Iya Atau Tidak
* Mereka Ada Dijalan
* Potret
* Di Mata Air Tidak Ada Air Mata
* Ikrar
* Aku Disini
* Mencetak Sawah
* Panggilan Dari Gunung
* Coretan Dinding

HIJAU
Hidup
jakarta
persoalan
menang
anjing hitam
mainan
hijau
DALBO
1. Sudrun (Sawung Jabo)
2. Kwek-Kwek-Kwek (Sawung Jabo - Iwan Fals)
3. Karena Kau Bunda Kali (Sawung Jabo)
4. Ini Si Trendy (Innisisri)
5. Huru-Hara, Hura-Hura (Sawung Jabo - Iwan Fals)
6. Hua Ha Ha! (Sawung Jabo)
7. Dunia Binatang (Sawung Jabo)
8. Dalbo (Sawung Jabo - Iwan Fals)
9. Bidadari Senjakala (Sawung Jabo - Iwan Fals)
10. Aku Bosan (Sawung Jabo)

ANAK WAYANG
1. Lingkaran - Aku Cinta Padamu
2. Dihatimu
3. Aku Berlindung
4. Nyamuk
5. Jogja
6. Telaga Dan Bencana

Orang Gila
1. Awang Awang
2. Doa Dalam Sunyi
3. Lagu Cinta
4. Lingkaran Hening
5. Menunggu Ditimbang Malah Muntah
6. Orang Gila
7. Puisi Gelap
8. Satu Satu

SUARA HATI
* Kupu Kupu Hitam Putih
* Hadapi Saja
* Suara Hati
* Untukmu Negeri
* Doa
* 15 Juli 1996
* Belalang Tua
* Untuk Para Pengabdi
* Seperti Matahari
* Dendam Damai
* Di Ujung Abad

IN COLABORATION WITH
* Aku Bukan Pilihan
* Senandung Lirih
* Rinduku
* Hadapi Saja
* Sesuatu Yang Tertunda
* Sudah Berlalu
* Kupu Kupu Hitam Putih
* Suara Hati
* Belalang Tua
* Ancur

MANUSIA SETENGAH DEWA
1. Asik Gak Asik
2. Manusia Setengah Dewa
3. 17 Juli 1996
4. Dan Orde Paling Baru
5. Buktikan
6. 16 Juli 1996
7. Negeriku
8. Matahari Bulan Dan Bintang
9. Desa
10. Para Tentara
11. Mungkin
12. Politik Uang

IN LOVE
* 1. Ijinkan Aku Menyayangimu
* 2. Selamat Tidur Sayang - new version
* 3. Rinduku - new version
* 4. Aku Bukan Pilihan
* 5. Buku Ini Aku Pinjam
* 6. Kumenanti Seorang Kekasih
* 7. Antara Aku, Kau Dan Bekas Pacarmu - new version
* 8. Kemesraan
* 9. Yang Terlupakan
* 10. Nyanyianmu
* 11. Sebelum Kau Bosan
* 12. Yang Tersendiri
* 13. Jangan Tutup Dirimu
* 14. Maaf Cintaku
* 15. Entah
* 16. Sesuatu Yang Tertunda

50:50
* Mabuk Cinta
* Masih Bisa Cinta
* Yang Tercinta
* Tak Pernah Terbayangkan
* Apakah Aku Benar-Benar Memiliki Kamu
* Rubah
* KaSaCiMa
* Pulanglah (untuk almarhum Munir)
* Ini Bukan Mimpi
* Ikan-Ikan
* Negara
* Cemburu

-----
SWAMI 1
1. Bento (Iwan Fals/Naniel) - Condet, April '89
2. Bongkar (Iwan Fals/Sawung Jabo) - Gun Studio, Desember '89
3. Badut (Iwan Fals/Sawung Jabo/Naniel) - Klender, April '89
4. Esek Esek Udug Udug (Nyanian Ujung Gang) (Iwan Fals/Sawung Jabo/Naniel) - Klender, April '89

1. 2. Side B

1. Potret (Iwan Fals/Sawung Jabo/Naniel) Condet, April '89
2. Bunga Trotoar (Iwan Fals/Sawung Jabo/Naniel) - One Feel Studio, April '89
3. Oh Ya... (Iwan Fals/Sawung Jabo/Naniel) Pasar Minggu, April '89
4. Condet (Iwan Fals/Naniel) Condet, April '89
5. Perjalanan Waktu (Iwan Fals/Sawung Jabo/Naniel) Pasar Minggu, April '89
6. Cinta (Iwan Fals/Sawung Jabo/Naniel) Pasar Minggu, April '89

TIPS SIAGA BENCANA

                                                                    

Gempa Bumi
Waspada Gempa Bumi

APA ITU GEMPA BUMI
Gempa Bumi adalah getaran di tanah yang disebabkan oleh pergerakan permukaan bumi. Episentrum adalah titik di permukaan bumi, tepat ditas pusat gempa. Hiposentrum    berada jauh dalam tanah ditempat batuan pecah 7 bergeser untuk pertama kali.Gempa Bumi yang kuat dapat menyebabkan kerusakan besar bagi gedung, jembatan dan bangunan lain, termasuk juga korban nyawa.
JENIS GEMPA BUMI
  • GEMPA BUMI VULKANIK
Adalah getaran kuat akibat kegiatan gunung berapi.
  • GEMPA BUMI TEKTONIK
Adalah getaran kuat yang diakibatkan oleh patahan bumi karena pergesekan lempeng samudera atau lempeng bumi.

Kebanyakan gempa bumi berasal dari kerak bumi yang tidak jauh dari bawah tanah. Kadang gempa juga bisa terjadi sangat jauh dibawah permukaan bumi.
Tanda-tanda terjadinya gempa:
  • DI DALAM BANGUNAN
Semua benda yang tergantung bergoyang dan berjatuhan, misalnya : lampu gantung, pigura, jam dinding, lukisan dan lai-lain. Semua benda yang berdiri atau terletak diatas meja bergeser dan berjatuhan, misalnya : TV, radio, jam, alat makan, kompor dll.
  • DI LUAR BANGUNAN
Pohon, tiang listrik dan lampu jalan, jembatan serta gedung bergetar, bahkan jika terjadi getaran sangat kuat akan mengakibatkan tumbang dan roboh. Retakan/rekahan akan terlihat jelas pada permukaan tanah, dinding bangunan, dan jembatan.

SAAT TERJADI GEMPA
BILA BERADA DI DALAM BANGUNAN
  • Bila memungkinkan, segera cari jalan keluar yang aman
  • Bersembunyi dibawah meja, untuk menghindari reruntuhan
  • Hindari berada di dekat lemari, lemari es dan benda-benda yang mungkin bisa rubuh
  • Jangan berlari keluar dengan tergesa-gesa/panic
BILA BERADA DI LUAR BANGUNAN
  • Hindari bangunan tinggi, jembatan, tiang listrik, papan reklame
  • Jangan mendekati pohon-pohon yang tinggi
  • Cari tempat terbuka, atau tanah lapang
SETELAH TERJADI GEMPA
  •  Jangan segera masuk ke bangunan setelah terjadi gempa, karena kemungkinan akan terjadi gempa susulan
  • Segera berikan pertolongan pertama terhadap korban gempa
  • Cari informasi lebih lanjut dari pihak yang berwenang tentang gempa yang terjadi
Gempa Bumi Dapat Diikuti Tsunami Apabila :
  1. Getaran dirasakan sangat kuat.
  2. Menimbulkan kerusakan hebat.
  3. Air laut surut secara drastic dan selang beberapa menit muncul suara gemuruh dari arah laut.

Tsunami
Waspadai Ancaman Tsunami

Tsunami adalah gelombang laut yang sangat besar, yang diakibatkan oleh gempabumi yang sangat kuat dan sumber gempanya berada di dasar laut dengan kedalaman pusat gempa kurang dari 30 km.

Pemicu utama tsunami adalah pergerakan vertikal dari permukaan dasar laut. Karena itu mayoritas tsunami berkaitan dengan gempa bumi disekitar daerah penunjang lempeng. Namun tsunami dapat juga disebabkan oleh longsoran bawah laut, letusan gunung api, bahkan meteor yang jatuh ke bumi

Proses Kejadian Tsunami
•    Gempa bumi membuat dasar laut merekah
•    Akibatnya terjadi gelombang yang sangat besar yang menerpa pantai dan dapat mencapai daratan sejauh 5 km.
•    Air laut masuk mengisi lubang perekah sehingga pantai menjadi surut.
•    Lubang ditengah laut terisi penuh lalu menyemburkan kelebihan air yang ditelannya ke segala arah termasuk pantai.

Terbentuknya tsunami.
Gempa bumi mengguncang dasr laut, selanjutnya akan mengguncang air diatasnya. Inilah gelombang tsunami yang semakin besar ketika mendekati pantai.

Tanda-tanda Tsunami
•    Air laut surut secara tiba-tiba
•    Tercium bau garam yang menyengat
•    Munculnya bih-buih dalam jumlah banyak
•    Terdengar suara gemuruh sangat keras di laut
•    Terlihat gelombang tinggi berwarna hitam tebal memanjang di garis cakrawala

Yang perlu diingat
•    Jangan bermukim terlalu dekat dengan pantai
•    Waspadailah tingkah laku binatang dan ternak. Umumnya mereka akan menunjukan kegelisahan dan tingkah laku diluar kebiasaan menjelang terjadinya tsunami.
Yang harus dilakukan
•    Segera menjauh dari daerah pantai
•    Berlarilah ke tempat yang lebih tinggi, misalnya bukit, atau dataran tinggi lainnya.
•    Berlindung menuju bangunan yang kuat/kokoh
•    Jika memungkinkan, segera pergimenuju tempat evakuasi terdekat

Gunung Api
KENALI GEJALA DAN CARA PENYELAMATAN BAHAYA LETUSAN GUNUNG BERAPI

Mitigasi bencana gunung berapi

Upaya memperkecil jumlah korban jiwa dan kerugian harta benda akibat letusan gunung berapi, tindakan yang perlu dilakukan :
1.    Pemantuan
Aktivitas gunung api dipantau selama 24 jam menggunakan alat pencatat gempa (seismograf). Data harian hasil pemantuan dilaporkan ke kantor Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung dengan menggunakan  radio komunikasi SSB.
Petugas pos pengamatan Gunung Berapi menyampaikan laporan bulanan ke pemda setempat.
2.    Tanggap Darurat

Tindakan yang dilakukan oleh DVMG ketika terjadi peningkatan aktivitas gunung berapi.
Tindakan tersebut antara lain :
-    Mengevaluasi laporan dan data
-    Membentuk Tim Tanggap Darurat
-    Mengirimkan Tim ke lokasi
-    Melakukan pemeriksaan secara terpadu
3.    Pemetaan
Peta kawasan rawan bencana gunung berapi dapat menjelaskan jenis dan sifat bahaya gunung berapi, daerah rawan bencana, arah penyelamatan diri, lokasi pengungsian, dan pos penggulangan bencana
4.    Penyelidikan
Penyelidikan gunung berapi menggunakan metoda Geologi, Geofisika, dan Geokimia.
Hasil penyelidikan ditampilkan dalam bentuk buku, peta dan dokumen lainnya
5.    Sosialisasi
Petugas melakukan sosialisasi kepada pemerintah Daerah serta masyarakat terutama yang tinggal di sekitar gunung berapi.
Bentuk sosialisasi dapat berupa pengiriman informasi kepada Pemda dan penyuluhan langsung kepada masyarakat.

Bahaya Gunung Berapi
1.    Aliran Lava
    Lava adalah magma yang meleler ke permukaan bumi melalui lubang kepundan atau  rekahan, suhunya > 1000° C, dapat merusak segala bentuk infrastruktur.

2.    Aliran PIROKLASTIK / Awan PANAS
Aliran piroklastik/awan panas adalah aliran material vulkanik panas yang terdiri atas batuan berat(padat), ringan (berongga) lava massif dan butiran klastik yang pergerakannya dipengaruhi  gravitasi dan cenderung mengalir melalui lembah dengan kecepatan 10-100 m/detik pada suhu antara 100-1000°C

3.    Jatuhan PIROKLASTIK
Adalah material yang disemburkan ke udara oleh suatu letusan gunung berapi kemudian jatuh kembali ke permukaan bumi, material ringan seperti  abu dapat tertiup angin sampai jauh puluhan bahkann ribuan kilometer.
-    Menimbulkan hujan abu
-    Membahayakan penerbangan
-    Membahayakan saluran pernafasan
-    Dapat merobohkan bangunan

4.    Gas beracun
Adalah gas vulkanik yang dapat mematikan seketika apabila terhirup ke dalam tubuh dalam konsentrasi di atas ambang batas.
Gas tersebut antara lain :
CO2, SO2, Rn, H2S, HCI, HF, H2SO4
Gas tersebut pada umumnya tidak berwarna dan tidak berbau

5.    Longsor GUNUNG BERAPI
-    longsoran pada tubuh gunung berapi yang terjadi bukan/akibat gunung berapi
-    akibat lemahnya ikatan bebatuan pada tubuh gunung berapi
-    akibat dorongan energi letusan yang menyamping

6.    Lahar LETUSAN
    Lahar letusan terjadi pada gunung berapi yang mempunyai danau kawah, terjadi bersamaan
saat letusan, air bercampur material lepas gunung berapi mengalir dalam bentuk banjir lahar

7.    lahar HUJAN
Lahar hujan terjadi akibat endapan material yang diletuskan diangkut oleh hujan menyebkan banjir, lumpur, panas, atau dingin

Persiapan dalam Menghadapi letusan Gunung Berapi
-    mengenali daerah setempat dalam menentukan tempat yang aman untuk mengungsi
-    membuat perencanaan penanganan bencana
-    mempersiapkan pengungsian jika diperlukan
-    Mempersiapkan kebutuhan dasar

Jika terjadi letusan gunung berapi
-    Hindari daerah rawan bencana seperti lereng gunung, lembah dan daerah aliran lahar.
-    ditempat terbuka, lindungi diri dari abu letusan dan awan panas
-    persiapkan diri untuk kemungkinan bencana susulan
-    kenakan pakaian yang bisa melindungi tubuh seperti : baju lengan panjang, celana panjang, topi dan lainnya
-    jangan memakai lensa kontak
-    pakai masker atau kain untuk menutupi mulut dan hidung
-    saat turunnya awan panas usahakan untuk menutup wajah dengan kedua belah tangan

setelah terjadinya letusan gunung berapi
-    jauhi wilayah yang terkena hujan abu
-    bersihkan atap dari timbunan abu. Karena beratnya, bisa merusak atau meruntuhkan atap bangunan
-    Hindari mengendarai mobil di daerah yang terkena hujan abu sebab bisa merusak mesin motor, rem, persneling hingga pengapian

Persiapan penanganan bencana oleh masyarakat bisa !..

1    Mengurangi kemungkinan
Untuk mengurangi kemungkinan bencana di suatu wilayah, tindakan pencegahan bencana perlu dilakukan oleh pemerintah dan masyarakatnya.

2    Mengurangi Korban
Pada saat bencana terjadi, korban yang timbul umumnya disebabkan oleh kurangnya persiapan. Persiapan yang baik akan bisa membantu masyarakat untuk melakukan tindakan yang tepat guna dan tepat waktu.

3    Mengurangi resiko
Bencana bisa menyebabkan kerusakan dan / atau korban jiwa. Dengan mengetahui cara pencegahannya masyarakat bisa mengurangi resiko ini.

4    Menjalin kerjasama
Penanggulangan bencana hendaknya menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Kerjasama itu sangat penting untuk memperlancar proses penanggulangan bencana.

Banjir
Waspada Bahaya Banjir

Bencana banjir Hampir setiap musim penghujan melanda Indonesi. Berdasarkan nilai kerugian dan frekuensi kejadian bencana banjir terlihat adanya peningkatan yang cukup berarti. Kejadian bencana banjir tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor alam berupa curah hujan diatas normal dan adanya pasang naik air laut.
Disamping itu faktor ulah manusia juga berperan penting seperti penggunaan lahan yang tidak tepat (pemukiman di daerah bantaran sungai dan daerah resapan air) penggundulan hutan, pembuangan sampah, kedalam sungain dsb.

Kenali Penyebab Banjir
•    Curah hujan tinggi
•    Permukaan tanah lebih rendah dibandingkan muka air laut.
•    Terletak pada suatu cekungan yang dikelilingi perbukitan dengan pengaliran airkeluar sempit
•    Banyak pemukiman yang dibangun pada dataran sepanjang sungai.
•    Aliran sungai tidak lancar akibat banyaknya sampah serta bagunan din pinggir sungai
•    Kurangnya tutupan lahan di daerah hulu sungai

Mengurangi Dampak Banjir
•    Penataan daerah aliran sungai secara terpadu dan sesuai fungsi lahan.
•    Pembangunan sistem pemantauan dan peringatan dini pada bagian sungai yang sering menimbulkan banjir.
•    Tidak membangun rumah dan pemukiman di bantaran sungai serta daerah banjir
•    Tidak membuang sampah kedalam sungai. Mengadakan program pengerukan sungai.
•    Pemasangan pompa untuk daerah yang lebih rendah dari permukaan laut.
•    Program penghijauan daerah hulu sungai harus selalu dilaksanakan serta mengurangi aktifitas dibagian rawan banjir.

Yang Harus Dilakukan Saat Banjir
•    Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena bencana
•    Mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan air masih memungkinkan untuk disebrangi
•    Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir.
•    Segera mengamankan barang-barang berharga ketempat yang lebih tinggi.
•    Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor Kepala Desa, Lurah ataupun Camat

Yang Harus Dilakukan Setelah Banjir
•    Secepatnya membersihkan rumah, dimana lantai pada umumnya tertutup lumpur dan gunakan antiseptik untuk membunuh kuman penyakit.
•    Cari dan siapkan air bersih untuk menghindari terjangkitnya penyakit diare yang sering berjangkit setelah kejadian banjir.

Cegah Banjir dengan
•    Menjaga kebersihan lingkungan
•    Tanam pohon di sepanjang aliran sungai
•    Bersihkan saluran air secara berkala

Tanah Longsor
Waspada Tanah Longsor

Tanah longsor sering terjadi di Indonesia, taerutama pada musim penghuja. Kejadian bencana pada umumnya terjadi di daerah perbukitan sehingga banyak menimpa masyarakat di daerah kaki bukit serta menghancurkan prasarana transportasi seperti jalan, jembatan, dan rel kereta api.

Upaya pencegahan untuk mengurangi dampak bencana tanah longsor :
•    Kenali  daerah tempat tinggal kita sehingga jika terdapat ciri-ciri daerah rawan longsor kita dapat menghindar.
•    Perbaiki tata air dan tata guna lahandaerha lereng.
•    Tanami daerah lereng dengan tanaman yang sistem perakarannya dalam (akar tunggang)
•    Tutup retakan-retakan yang timbul di atas tebing dengan material lempung untuk mencegah air masuk kedalam tanah
•    Selalu waspada pada sat musim hujan terutama pada saat curah hujan yang tinggi dalam waktu lama.
•    Waspada terhadap mata air/rembesan dan kejadian longsor skala kecil di sepanjang lereng.

Situasi saat longsor :
•    Bencana tanah longsor pada umumnya terjadi secara mendadak pada saat atau setelah terjadi hujan.
•    Kejadian longsor pada umumnya terjadi dengan diikuti suara gemuruh, disertai gerakan massa tanah dan/ atau batuan yang meluncur sangat cepat kebawah bukit menyapu apa yang dilewati.

Apa yang dilakukan saat kejadian
Kebanyakan pendudukdi bawah lereng tidak mempunyai kesempatan untuk menghindar pada saat massa tanah sudah mulai meluncur ke bawah
Evakuasi penduduk jika tebing telah menunjukkan gejala akan longsor

Apa yang dilakukan setelah kejadian
Lakukan evakuasi korban yang tertimbun secara hati-hati, karena penggalian pada timbunan dapat memicu terjadinya longsoran baru.
Lakukan evakuasi penduduk yang tinggal di daerah bahaya ke tempat penampungan yang aman.
Ceri sumber-sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan untuk daerah penampungan yang aman.
Segera hubungi pihak terkait seperti Kepala Desa/Lurah atau Camat sehingga kejadian bencana dapat ditangani dengan segera secara terkoordinasi

Waspadailah
•    Tumpukan tanah gembur dan lolos air(lempung, lempung pasiran, dan pasir
•    Retakan lengkungan pada lereng atau retakan pada bangunan dan jalan pada saat/setelah turun hujan
•    Lapisan tanah atau batuan yang miring kearah luar lereng. Munculnya rembesan air pada lereng

Jangan dilakukan :
•    Mendirikan bangunan diatas lerengrawan longsor
•    Mencetak kolam atau sawah irigasi di atas dan pada rawan longsor
•    Melakukan penggalian di sekitar kaki lereng yang rawan longsor
•    Menebang pohon sembarangan pada dan di sekitar lereng yang rawan longsor
•    Tinggal dibawah lereng rawan longsor

Yang harus dilakukan
•    Melapor ke aparat desa atau kelurahan setempat
•    Tutup retakan tanah dengan lempung atau material kedap air lainnya
•    Hindari air meresap ke dalam lereng dan atur drainase lereng
  • Buat parit pengatur air hujan yang menjauhi lereng
  • Tancapkan bambu-bambu yang dilubangi kedua ujungnya kedalam lereng
  •  Apabila rembesan/ aliran air bercampur lumpur muncul semakin deras pada lereng, segera tinggalkan lereng

Kebakaran Rumah
AWAS KEBAKARAN !!

Kebakaran merupakan bencana yang lebih banyak disebabkan oleh kelalaian manusia (human error) dengan dampak kerugian harta benda, stagnasi atau terhentinya usaha, terhambatnya perekonomian dan pemerintahan bahkan korban jiwa.
Data menunjukkan kejadian kebakaran yang menimpa bangunan perumahan/pemukiman penduduk pada umumnya terbakar habis karena menggunakan bahan/elemen yang mudah terbakar. Sedangkan pada bangunan gedung dengan rangka beton masih meninggalkan sisa rangka fisik.

Bahaya kebakaran bisa terjadi dan akan terjadi kapan saja, dimana saja. Bahkan di hutan, perumahan, kantor-kantor dan gedung tinggi.

Pengenalan kelas-kelas kebakaran
Kebakaran di indonesia dibagi menjadi tiga kelas, yaitu :

•    Kelas A
Disebakan oleh :
Benda-benda padat, misalnya : kertas, kayu, plastik, keret, busa dan lain-lainnya
Media pemadaman :
Air, pasir, karung goni yang dibasahi, dan alat pemadam kebakaran (APAR) atau racun api tepung kimia kering

•    Kelas B
Disebabkan oleh :
Cairan yang mudah terbakar, misalnya : bensin, solar, minyak tanah, spirtus, alkohol dan lain-lainnya
Media pemadaman :
Pasir dan alat pemadam kebakaran (APAR) atau racun api tepung kimia kering.
Dilarang memakain air untuk jenis ini karean berat jenis air lebih tinggi dari berat jenis bahan-bahan di atas.

•    Kelas C
Disebabkan oleh : listrik
Media pemadaman :  alat pemadam kebakaran (APAR) atau racun api tepung kimia kering. Matikan dulu sumber listrik agar kita aman dalam memadamkan kebakaran

Petunjuk pencegahan bahaya kebakaran
•    PERHATIKAN INSTALASI LISTRIK
Periksa secara berkala instalasi listrik di rumah. Apabila ada kabel rapuh, sambungan atau stop kontak yang aus atau tidak rapat segera ganti dengan yang baru

•    PERIKSA KONDISI DAPUR
Periksa kondisi tungku masak (baik kompor minyak maupun kompor gas, selang, tabung dll). Segera ganti apabila ada komponen yang rapuh atau bocor.

•    TEMPATKAN BAHAN-BAHAN YANG MUDAH TERBAKAR PADA RUANGAN KHUSUS
Bahan-bahan yang mudah terbakar tidak ditempatkan bercampur dengan bahan yang dapat menimbulkan reaksi kebakaran

Hindari !!!
-    Penggunaan peralatan listrik melebihi beban kapasitas meter listrik
-    Pemasangan instalasi listrik dengan terlalu banyak sambungan (dengan isolasi) di rumah. Apabila terkena panas listrik mudah memuai dan mengelupas
-    Pada saat lampu padam, jangan letakkan lilin dekat bahan yang mudah terbakar (kasur, kain, kayu)
-    Hindari peralatan dan bahan yang mudah terbakar dari jangkauan anak-anak

Siapkah kita jika terjadi kebakaran ?
•    Penggunaan lift kebakaran dan tangga kebakaran
 Pada bangunan lebih dari 4 lantai harus disediakan lift dan tangga kebakaran
•    Persiapan reservoir
Reservoir harus selalu terisi air minimal untuk kebutuhan pemadaman selama 45 menit
•    Siapkan jalan keluar darurat

Kekeringan
Kekeringan adalah hubungan antara ketersediaan air yang jauh dibawah kebutuhan air baik untuk kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan. Kekeringan diklasifikasikan sebagai berikut :
Kekeringan Alamiah
  1. Kekeringan Meteorologis berkaitan dengan tingkat curah hujan di bawah normal dalam satu musim.
  2. Kekeringan Hidrologis berkaitan dengan kekurangan pasokan air permukaan dan air tanah.
  3. Kekeringan Pertanian berhubungan dengan kekurangan kandungan air di dalam tanah sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan tanaman tertentu pada periode waktu tertentu pada wilayah yang luas.
  4. Kekeringan Sosial Ekonomi berkaitan dengan kondisi dimana pasokan komoditi ekonomi kurang dari kebutuhan normal akibat kekeringan meteorologi, hidrologi, dan pertanian
Kekeringan Antropogenik
Kekeringan yang disebabkan karena ketidak-patuhan pada aturan terjadi karena :
  1. Kebutuhan air lebih besar dari pasokan yang direncanakan akibat ketidak-patuhan pengguna terhadap pola tanam/pola penggunaan air.
  2. Kerusakan kawasan tangkapan air, sumber-sumber air akibat perbuatan manusia.
Dari data historis, kekeringan di Indonesia sangat berkaitan dengan fenomena ENSO (El-Nino Southern Oscilation). Pengaruh El-Nino lebih kuat pada musim kemarau dari pada musim hujan. Pengaruh El-Nino pada keragaman hujan memiliki beberapa pola :
  • akhir musim kemarau mundur dari normal
  • awal masuk musim hujan mundur dari normal
  • curah hujan musim kemarau turun tajam dibanding normal
  • deret hari kering semakin panjang, khususnya di daerah Indonesia bagian Timur
Kekeringan akan berdampak pada kesehatan manusia, tanaman serta hewan. Kekeringan menyebabkan pepohonan akan mati dan tanah menjadi gundul yang pada musim hujan menjadi mudah tererosi dan banjir. Dampak dari bahaya kekeringan mengakibatkan bencana berupa hilangnya bahan pangan akibat tanaman pangan dan ternak mati, petani kehilangan mata pencaharian, banyak orang kelaparan dan mati, sehingga berdampak terjadinya urbanisasi.
Gejala Terjadinya Kekeringan
  1. Kekeringan berkaitan dengan menurunnya tingkat curah hujan dibawah normal dalam satu musim. Pengukuran kekeringan Meteorologis merupakan indikasi pertama adanya bencana kekeringan.
  2. Tahap kekeringan selanjutnya adalah terjadinya kekurangan pasokan air permukaan dan air tanah. Kekeringan ini diukur berdasarkan elevasi muka air sungai, waduk, danau dan air tanah. Kekeringan Hidrologis bukan merupakan indikasi awal adanya kekeringan.
  3. Kekeringan pada lahan pertanian ditandai dengan kekurangan lengas tanah (kandungan air di dalam tanah) sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan tanaman tertentu pada periode waktu tertentu pada wilayah yang luas yang menyebabkan tanaman menjadi kering dan mengering.
Strategi Mitigasi dan Upaya Pengurangan Bencana
  1. Penyusunan peraturan pemerintah tentang pengaturan sistem pengiriman data iklim dari daerah ke pusat pengolahan data.
  2. Penyusunan PERDA untuk menetapkan skala prioritas penggunaan air dengan memperhatikan historical right dan azas keadilan.
  3. Pembentukan pokja dan posko kekeringan pada tingkat pusat dan daerah.
  4. Penyediaan anggaran khusus untuk pengembangan/perbaikan jaringan pengamatan iklim pada daerah-daerah rawan kekeringan.
  5. Pengembangan/perbaikan jaringan pengamatan iklim pada daerah-daerah rawan kekeringan
  6. Memberikan sistem reward dan punishment bagi masyarakat yang melakukan upaya konservasi dan rehabilitasi sumber daya air dan hutan/lahan.

Angin Topan

WASPADAI ANCAMAN ANGIN TOPAN
  Angin Topan adalah angin kencang atau bisa juga disebut badai besar yang sangat kuat dengan pusaran angin dengan kecepatan 120 km/jam atau lebih. Angin topan bergerak mengaduk laut dibawahnya dan menyebabkan gelombang besar yang sangat kuat.
Di pusat badai, mata angin ribut yang bertekanan rendah membentuk kubah air yang cukup tinggi. Ketika seluruh badai itu bergerak mendorong gelombang badai yang besar di depannya. Akhirnya gelombang  itu menyebabkan banjir di daratan
Tanda-tanda terjadinya angin ribut
•    Terlihat gumpalan awan gelap, besar dan tinggi
•    Petir dan guruh terlihat dari kejauhan
•    Terdengar suara gemuruh dari kejauhan
Ketika angin topan terbentuk, uap air terangkat dari lautan dan membentuk dinding awan yang tebal. Angin kencang yang berputar disekitar daerah yang tenang, bersih dari awan, dan bertekanan rendah, disebut mata angin topan.
Yang harus dilakukan pada saat terjadi angin ribut
Bila berada di dalam rumah
•    Bawa masuk barang-barang ke dalam rumah, agar tidak terbawa angin
•    Tutup jendelan dan pintu lalu kunci
•    Matikan semua aliran listrik dan peralatan elektronik
•    Cari informasi dari pihak yang berwenang untuk mendapatkan informasi terbaru, dan petunjuk-petunjuk lain
Yang haru dilakukan pada saat terjadi angin ribut
Bila berada di luar rumah
•    Segera masuk ke dalam rumah atau bangunan yang kokoh
•    Jika terasa petir akan menyambar, segera membungkuk, duduk dan peluk lutut ke dada
•    Jangan tiarap di atas tanah
•    Hindari bangunan yang tinggi, tiang listrik, papan reklame, dan sebagainya
Yang harus dilakukan setelah terjadi angin ribut
•    Pastikan tidak ada anggota keluraga yang cedera
•    Bila jatuh korban, segera berikan pertolongan darurat
•    Laporkan segera kepada yang berwenang jika ada kerukasan yang berhubungan dengan listrik, gas, dan kerusakan lainnya
•    Jika dalam perjalanan, teruskan kembali dengan berhati-hati

Wabah Penyakit

WASPADA DEMAM BERDARAH Tanggal : 5-Jun-2010 Sumber : Brosur WASPADA DEMAM BERDARAH CEGAH DENGAN 3M PLUS
Apa itu Demam Berdarah?
Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus) dan dapat menyebabkan KEMATIAN.
Di mana Nyamuk Demam Berdarah Berkembang Biak?
Di tempat-tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan kita, seperti : bak mandi/WC, tempayan, drum, tempat minum burung, vas bunga/pot tanaman air, kaleng bekas, ban bekas, botol, tempurung kelapa, plastik yang dibuang di sembarang tempat, talang air yang rusak dan saluran air hujan yang tidak lancar, pagar atau potongan bambu yang berlubang, dsb.
Apa tanda/gejalanya?
  • Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari.
  • Tampak lemah dan lesu.
  • Timbul bintik-bintik merah pada kulit.
  • Sering terasa nyeri di ulu hati.
  • Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit.
  • Kadang terjadi muntah atau berak darah.
  • Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat.  Bila tidak segera ditolong dapat menimbulkan kematian.
Apa yang harus dilakukan?
1. Jika ada gejala tersebut di atas, maka :
  • Beri minum sebanyak mungkin.
  • Kompres agar panasnya turun.
  • Berikan obat penurun panas, misalnya Paracetamol.
  • Segera bawa ke Poliklinik, Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat!
2. Berantas jentik dan hindari gigitan nyamuk Demam Berdarah dengan cara 3M Plus yaitu :
  • Menguras tempat-tempat penampungan air (bak mandi/WC, tempayan, ember , vas bunga , dsb) seminggu sekali.
  • Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti ember, gentong dan drum.
  • Mengubur barang-barang bekas yang ada di sekitar atau di luar rumah yang dapat menampung air hujan seperti kaleng bekas, botol, plastik dan tempurung kelapa.
  • Menaburkan bubuk abate atau altosid 2-3 bulan sekali di tempat air yang sulit dikuras atau tempat sulit air.
  • Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
  • Cegah gigitan nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk, memakai obat repelant, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi dsb.
  Oleh : Pusdatin & humas TANGGAP FLU BURUNG DAN WASPADA FLU BABI Tanggal : 8-Jun-2010 Sumber : Buku TANGGAP FLU BURUNG!!!,
Mari proaktif membantu Pemerintah menjalankan ";;;;;;;;TANGGAP";;;;;;;; FLU BURUNG serta WASPADA terhadap FLU BABI dengan melakukan langkah-langkah berikut ini
Flu Burung:
  1. Jangan sentuh unggas yang sakit atau mati. Jika terlanjur, cepat-cepat cuci tangan pakai sabun dan laporkan ke kepala desa.
  2. Cuci tangan dan juga peralatan masak anda dengan menggunakan sabun, sebelum makan atau memasak. Masak ayam dan telur ayam sampai matang.
  3. Pisahkan unggas dari manusia dan pisahkan unggas baru dari unggas lama selama dua minggu.
  4. Periksakan ke puskesmas jika mengalami gejala flu dan demam setelah berdekatan dengan unggas.
  5. Bagi yang beresiko tinggi (pemotong/penjual/pembeli unggas, pemelihara unggas, petugas laboratorium/tenaga medis yang menangani pasien flu burung, pekerja peternakan, dsb) :
  • Agar selalu memakai pakaian pelindung, termasuk masker, jas laboratorium, sarung tangan dan kaca mata (goggles) pada saat bekerja.
  • Setelah selesai, lepaskan semua pelindung kemudian cuci tangan dengan sabun/desinfektan dan air.
  • Cucilah tangan dengan air dan sabun tiap kali sesudah bersentuhan dengan unggas.
Flu Babi:
Virus Influenza A H1N1 atau yang dikenal dengan Flu Babi ditularkan melalui kontak langsung dari manusia ke manusia lewat batuk, bersin atau benda-benda yang pernah bersentuhan dengan penderita. Saat ini sebagian besar kasus adalah ringan dan dapat sembuh dengan baik.
Masyarakat haruslah senantiasa mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, dan mengeringkan dengan tisue atau lap bersih. Melaksanakan etika batuk dan bersin yang benar. Apabila sakit dengan gejala Influenza supaya mengenakan masker dan tidak berdekatan dengan anggota keluarga yang lain dan segera menghubungi petugas kesehatan. Menghindari bepergian apabila sakit dan berhati-hati bila berkunjung ke luar negeri.